muhammadiyahkaranganyar.or.id, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan agenda Silaturahmi dan Sarasehan antara pimpinan universitas dengan Organisasi Mahasiswa Tingkat Universitas (Ormawa-U) pada Rabu (11/03).
Kegiatan yang berlangsung hangat ini dipusatkan di Pelataran Griya Mahasiswa serta Ruang Meeting Besar Lantai 3 Griya Mahasiswa UMS, dengan dihadiri pimpinan universitas, pembina Ormawa, serta perwakilan pengurus Ormawa tingkat universitas.

Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., Wakil Rektor I Prof. Ihwan Susila, S.E., M.Si., Ph.D., serta Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi (DKPTI) Ir. Ahmad Kholid Alghofari, S.T., M.T.. Forum ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus dialog antara pimpinan kampus dengan mahasiswa organisatoris untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan kegiatan kemahasiswaan di lingkungan universitas.

Ir. Ahmad Kholid Alghofari, S.T., M.T., menyampaikan pesan reflektif mengenai pentingnya memaknai waktu dengan sebaik-baiknya. Ia mengingatkan seluruh fungsionaris Ormawa untuk senantiasa mengingat nilai zikrul maut sebagai pengingat agar masa kepengurusan di organisasi dimanfaatkan untuk memperbanyak amal kebaikan serta memberikan kontribusi nyata selama mengemban amanah kepemimpinan.

Senada dengan hal tersebut, Prof. Ihwan Susila, S.E., M.Si., Ph.D., memberikan motivasi terkait amanah kepemimpinan mahasiswa. Ia menegaskan bahwa para fungsionaris Ormawa memiliki peran krusial dalam mendukung visi kampus yang unggul melalui berbagai capaian prestasi di bidang masing-masing.
“Jaga amanah ini dengan baik. Saya mendorong rekan-rekan untuk terus menggerakkan anggotanya agar meraih prestasi di bidang masing-masing, sehingga Ormawa menjadi wadah lahirnya talenta-talenta berprestasi yang membanggakan universitas,” ujarnya, Jumat (13/3).
Pada puncak acara, tausiyah disampaikan oleh Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum. Ia menegaskan bahwa mahasiswa organisatoris harus menjadi penggerak utama dalam mewujudkan visi dan misi universitas. Salah satunya melalui dukungan terhadap gerakan Kampus Zero Waste dengan membangun budaya menjaga kebersihan lingkungan kampus sebagai bagian dari implementasi nilai keimanan.
Selain itu, Harun juga mengingatkan agar momentum bulan Ramadan dimanfaatkan untuk menjaga kesucian pikiran, kebersihan hati, serta keikhlasan dalam beramal. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, perlu terus dijaga konsistensinya bahkan setelah bulan suci berakhir.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi sarasehan dan dialog antara pimpinan universitas dengan perwakilan Ormawa tingkat universitas. Forum ini menjadi ruang diskusi terbuka untuk menyampaikan aspirasi, berbagi gagasan, serta memperkuat kolaborasi dalam mengembangkan aktivitas kemahasiswaan yang berdampak bagi kampus maupun masyarakat luas. (Zein/Humas)















