by | 21 Apr 2026 | Pendidikan |

Dorong Inovasi Pembelajaran, LPMB UMS Gelar Workshop Proyek Integratif bagi Dosen MKWK

muhammadiyahkaranganyar.or.id, SURAKARTA– Lembaga Pengembangan Mata Kuliah dan Layanan Bahasa (LPMBUniversitas Muhammadiyah Surakarta terus memperkuat inovasi pembelajaran melalui Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) melalui pendekatan yang lebih kontekstual dan inovatif. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Workshop Inovasi Pembelajaran MKWK Berbasis Proyek Integratif yang digelar pada Sabtu (18/4) di ruang seminar lantai 7 Gedung Induk Siti Walidah.

Kegiatan ini diikuti oleh dosen pengampu mata kuliah Pancasila, Kewarganegaraan, dan Bahasa Indonesia di lingkungan UMS. Workshop menghadirkan dua fasilitator, yakni Wibowo Heru Prasetiyo, Ph.D. dan Dr. Ir. Muchlison Anis, M.T., yang merupakan trainer dalam program active learning UMS.

Workshop dirancang sebagai ruang kolaboratif untuk memperkuat pemahaman sekaligus praktik pembelajaran berbasis proyek yang integratif. Rangkaian kegiatan dimulai dari penyamaan persepsi mengenai konsep dan contoh pembelajaran berbasis proyek integratif, dilanjutkan dengan eksplorasi tema serta penyusunan desain proyek yang relevan dengan karakteristik MKWK.

Pada sesi berikutnya, para peserta mempresentasikan draf desain proyek yang telah disusun untuk kemudian mendapatkan umpan balik melalui proses review bersama. Kegiatan ditutup dengan perumusan rangkuman hasil workshop sebagai pijakan implementasi di kelas.

Salah satu fasilitator, Wibowo Heru Prasetiyo, Ph.D., menekankan pentingnya pendekatan pembelajaran yang kontekstual dan kolaboratif. “Pembelajaran berbasis proyek integratif memungkinkan mahasiswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mengaitkannya dengan realitas sosial. Ini menjadi langkah penting untuk membangun kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah,” ujarnya.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung, terutama pada sesi eksplorasi dan presentasi desain proyek. Salah satu dosen pengajar Bahasa Indonesia, Eko Purnomo, M.Pd., menyampaikan bahwa workshop ini memberikan perspektif baru dalam merancang pembelajaran. “Kami menjadi lebih terarah dalam mengintegrasikan nilai-nilai MKWK ke dalam proyek yang aplikatif. Ini sangat membantu dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas,” ungkapnya.

Melalui workshop ini, diharapkan mata kuliah MKWK di UMS memiliki panduan desain proyek integratif yang dapat diimplementasikan secara sistematis dalam proses pembelajaran. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen UMS dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif, relevan, dan berdampak bagi pengembangan kompetensi mahasiswa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Jadwal Salat Hari Ini
Memuat lokasi…
Subuh
Terbit
Zuhur
Ashar
Maghrib
Isya
Menuju salat berikutnya:
Subuh menggunakan kriteria Muhammadiyah (-18°).

Artikel terkait