muhammadiyakaranganyar.or.id, JENAWI – Semangat silaturahmi Idul Fitri yang berpadu dengan jiwa perjuangan Kartini terpancar kuat di Kecamatan Jenawi. Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Jenawi sukses menggelar agenda ganda berupa Halal bi Halal sekaligus Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung khidmat di Masjid Bazis, Desa Balong, Jenawi, pada Minggu (19/4/2026).
Acara yang dipadati oleh kader perempuan Muhammadiyah ini dimulai sesaat setelah berakhirnya pengajian Ahad Pagi Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Jenawi. Kehadiran para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam memperkuat struktur organisasi sekaligus mempererat tali persaudaraan antaranggota pasca-Lebaran.
Gamma Tri Hapsari, selaku Ketua Panitia pelaksana, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi kolektif untuk menjalankan program kerja ke depan. Gamma menyampaikan bahwa pertemuan ini bukan sekadar seremoni saling memaafkan, melainkan momentum strategis untuk mengevaluasi dan merencanakan langkah dakwah Aisyiyah di wilayah Jenawi agar lebih berdampak bagi masyarakat luas.
“Kami berharap melalui Rakor ini, setiap divisi di PCA Jenawi dapat menyelaraskan visi dan bergerak lebih lincah dalam merespons isu-isu keperempuanan dan sosial di tingkat desa hingga kecamatan,” ujar Gamma saat memberikan laporan pembukaan kegiatan.
Puncak acara diisi dengan siraman rohani yang disampaikan oleh narasumber ternama, Ustadz Subandi Harun Al Rasyid. Dalam tausiyahnya, Ustadz Subandi mengupas tuntas mengenai urgensi menjaga konsistensi ibadah setelah bulan Ramadan dan bagaimana peran perempuan dalam membangun peradaban yang berakhlakul karimah.
Ustadz Subandi menyatakan bahwa kekuatan sebuah bangsa sangat bergantung pada kualitas para perempuannya. Menurutnya, perempuan yang memiliki spiritualitas kokoh dan kecerdasan sosial adalah kunci kemajuan peradaban. Selain aspek spiritual, pertemuan ini secara tidak langsung menyoroti peran strategis Aisyiyah dalam melanjutkan estafet perjuangan tokoh-tokoh perempuan bangsa.
Melalui koordinasi yang matang di Masjid Bazis tersebut, PCA Jenawi berkomitmen untuk terus menghidupkan dakwah amar ma’ruf nahi munkar yang inklusif. Acara ditutup dengan sesi koordinasi teknis antarranting dan ramah tamah. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan sangat terasa saat para kader saling bertukar pikiran mengenai tantangan dakwah di lapangan. Momen ini menjadi fondasi kuat bagi PCA Jenawi untuk menyongsong berbagai agenda penting sepanjang tahun 2026.















