Kajian Ahad Pagi PCM Gondangrejo Soroti Skala Prioritas Amal dalam Al-Qur’an

muhammadiyahkaranganyar.or.id, GONDANGREJO — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gondangrejo kembali menggelar kegiatan rutin Kajian Ahad Pagi pada Ahad, 2 Zulqa’dah 1447 H bertepatan dengan 19 April 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Jamilah Asyufyani, Kompleks SMK Muhammadiyah 1 Gondangrejo ini dihadiri sekitar 150 jamaah.

Turut hadir Ketua PCM Gondangrejo beserta jajaran pengurus. Kajian menghadirkan pembicara H. Ismail Sholeh, M.Pd.I., yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Tabligh dan Dakwah Komunitas PDM Karanganyar. Masjid Jamilah Asyufyani sendiri merupakan salah satu masjid yang diusulkan menjadi masjid unggulan PCM Gondangrejo karena konsistensinya dalam menyelenggarakan kegiatan pembinaan umat.

Dalam pemaparannya, H. Ismail Sholeh mengangkat tema tentang empat istilah dalam Al-Qur’an yang menggambarkan jenis gerak manusia berdasarkan tingkat urgensinya. Ia menjelaskan bahwa Al-Qur’an memberikan panduan skala prioritas dalam menjalani kehidupan, baik dalam urusan dunia maupun akhirat.

Pertama, dalam Surah Al-Mulk ayat 15 terdapat kata “famsyu” (berjalanlah), yang mengandung makna bahwa manusia diperintahkan untuk berikhtiar menjemput rezeki yang telah Allah sediakan di berbagai penjuru bumi.

Kedua, Surah Al-Jumu’ah ayat 9 menggunakan istilah “fas’au” (bersegeralah), yang menunjukkan pentingnya mendahulukan shalat dan menyambutnya dengan penuh kesungguhan.

Ketiga, dalam Surah Ali Imran ayat 133 terdapat kata “wasari’u” (bersegeralah dengan lebih cepat), yang berkaitan dengan upaya meraih ampunan Allah melalui taubat dan penyelesaian kesalahan tanpa penundaan.

Keempat, Surah Adz-Dzariyat ayat 50 menyebutkan “fafirru” (berlarilah), yang menggambarkan urgensi tertinggi, yakni bersegera menuju Allah dalam seluruh aspek kehidupan. “Urusan dunia sudah dijamin, namun urusan akhirat, khususnya surga, belum tentu. Maka manusia harus berlari menuju ridha Allah,” jelasnya.

Dalam kajian tersebut juga disampaikan hadis tentang tiga amalan yang dapat memudahkan hisab, yaitu bersikap dermawan kepada orang yang pelit, memaafkan orang yang berbuat zalim, serta menyambung silaturahmi kepada pihak yang memutuskan hubungan.

H. Ismail Sholeh juga mengingatkan tentang kepastian yaumul hisab sebagai bagian dari rangkaian kehidupan akhirat. Ia menjelaskan bahwa setiap manusia akan melalui proses perhitungan amal yang berbeda-beda, mulai dari yang ringan hingga yang berat, sesuai dengan catatan amal yang dilakukan selama hidup di dunia.

Selain itu, ia mengutip hadis bahwa tidak ada seorang pun yang masuk surga semata-mata karena amalnya, melainkan karena rahmat Allah. Hal ini menjadi pengingat agar setiap Muslim senantiasa rendah hati dalam beramal.

Dalam sesi penyampaian materi, disinggung pula kisah pembagian ghanimah oleh Rasulullah SAW yang sempat menimbulkan kesalahpahaman di kalangan sahabat Anshar.

Namun, melalui pendekatan dialogis dan bijaksana, Rasulullah mampu meluruskan persepsi tersebut hingga para sahabat menerima dengan penuh keikhlasan. Kisah ini menjadi teladan kepemimpinan yang adil, komunikatif, dan penuh hikmah.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme dari para jamaah. PCM Gondangrejo berharap kajian rutin ini dapat terus meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat serta mendorong implementasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Jadwal Salat Hari Ini
Memuat lokasi…
Subuh
Terbit
Zuhur
Ashar
Maghrib
Isya
Menuju salat berikutnya:
Subuh menggunakan kriteria Muhammadiyah (-18°).

Artikel terkait