Dokumenter ‘Jejak Sang Pencerah’ Karya Mahasiswa UMS Sabet Prestasi di Tingkat Nasional

Dokumenter ‘Jejak Sang Pencerah’ Karya Mahasiswa UMS Sabet Prestasi di Tingkat Nasional

muhammadiyahkaranganyar.or.id, SURAKARTA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Tim mahasiswa dari kampus pencerah ini berhasil mengamankan gelar Juara 2 tingkat nasional dalam ajang Kompetisi Dokumenter Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) 2025.

Kompetisi bergengsi tersebut diselenggarakan oleh TVMu yang bekerja sama dengan AVILKOM (Perkumpulan Mahasiswa Audio Visual Ilmu Komunikasi) Universitas Muhammadiyah Jakarta. Kabar kemenangan ini resmi diumumkan melalui akun media sosial Instagram @avilkom.id pada awal Januari lalu.

Mengangkat Sejarah Muhammadiyah di Solo

Tim yang mengharumkan nama UMS ini terdiri dari tiga mahasiswa kreatif, yakni Wahyu Adi Cahyono, Muhammad Angga Pratama, dan Alya Luthfiyyah Ramadhani. Dalam kompetisi ini, mereka menyuguhkan sebuah karya sinematik berjudul “Jejak Sang Pencerah di Surakarta”.

Film dokumenter tersebut tidak sekadar menjadi tugas atau karya visual biasa. Wahyu menjelaskan bahwa karya mereka menggali dinamika perkembangan Muhammadiyah di Kota Surakarta. Melalui lensa kamera, mereka menyoroti Surakarta sebagai salah satu titik sentral sejarah bagi pergerakan Muhammadiyah, dengan menonjolkan nilai-nilai perjuangan yang tetap relevan bagi generasi masa kini.

Ketua tim, Wahyu, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan suntikan semangat bagi mereka untuk terus berkarya. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari proses belajar yang panjang dan konsisten.

“Raihan prestasi ini tentunya menjadi motivasi kami untuk terus belajar dan menjadi lebih baik lagi dalam berkarya ke depannya,” ungkap Wahyu saat memberikan keterangan mengenai keberhasilan timnya.

Kolaborasi Solid dan Pendampingan Ahli

Selain kualitas visual dan riset yang kuat, Wahyu menambahkan bahwa kunci utama kemenangan mereka adalah kerja sama tim yang harmonis. Ia menyebutkan bahwa anggota tim sudah memiliki ikatan yang kuat sehingga proses produksi berjalan mulus.

“Kami sudah saling memahami sifat dan karakter masing-masing, sehingga pembagian tugas atau job desk bisa dijalankan dengan baik dan maksimal,” tuturnya menjelaskan rahasia kekompakan tim.

Kesuksesan ini juga didorong oleh tangan dingin Iswahyudi Tedjo Yuwono. Sebagai dosen pembimbing yang berpengalaman di dunia perfilman dan pertelevisian, Iswahyudi memberikan arahan intensif mulai dari tahap pra-produksi hingga penyempurnaan akhir karya dokumenter tersebut.

Puncak dari rangkaian kompetisi ini ditandai dengan penyerahan hadiah yang dilaksanakan pada Senin, 26 Januari 2026. Acara seremonial tersebut berlangsung khidmat di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, yang juga berfungsi sebagai kantor pusat sekaligus stasiun siaran TVMu.

Prestasi tingkat nasional ini mempertegas kualitas pembelajaran di Prodi Ilmu Komunikasi FKI UMS. Kampus tidak hanya memberikan teori di dalam kelas, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk melahirkan karya kreatif yang edukatif sekaligus kompetitif di kancah nasional.

Perkuat Literasi Pendidikan Tinggi, SMK Ar-Rahmah Jepara Sambangi Teknik Elektro UMS

Perkuat Literasi Pendidikan Tinggi, SMK Ar-Rahmah Jepara Sambangi Teknik Elektro UMS

muhammadiyahkaranganyar.or.id, SURAKARTA – Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan edukatif dari SMK Ar-Rahmah Pakis Aji, Kabupaten Jepara, pada Rabu (28/1). Sebanyak 40 siswa kelas X jurusan kelistrikan, didampingi jajaran guru serta pengurus yayasan, hadir untuk mendalami kesiapan mental dan wawasan mengenai jenjang pendidikan tinggi.

Kegiatan yang berpusat di Ruang Sidang Fakultas Teknik ini dirancang untuk memberikan literasi dini mengenai sistem perkuliahan. Selain mendapatkan materi di dalam ruangan, para siswa diajak melihat langsung fasilitas laboratorium mutakhir yang dimiliki UMS. Fokus utama kunjungan ini adalah membuka cakrawala siswa mengenai prospek lulusan Teknik Elektro yang kini telah banyak mengisi posisi strategis di berbagai perusahaan multinasional.

Kepala SMK Ar-Rahmah Pakis Aji, Lilik Listiyana Rohatin, menyampaikan bahwa pemilihan UMS sebagai destinasi kunjungan didasari oleh reputasi kampus yang mumpuni di tingkat nasional. Menurutnya, pengenalan lingkungan kampus sejak dini sangat krusial agar siswa mampu menentukan pilihan studi yang selaras dengan minat dan bakat mereka.

Penyerahan kenang-kenangan FT UMS oleh (kanan) Prof. Mochamad Solikin, Ph.D.

“Kuliah di Fakultas Teknik UMS dapat menjadi pilihan bagi siswa kami. Kunjungan ini penting untuk memberikan gambaran awal dan prospek jurusan di FT UMS, terutama bidang elektro atau kelistrikan,” ujar Lilik saat memberikan sambutan.

Lilik juga menekankan bahwa keputusan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi harus didasarkan pada pemahaman yang utuh mengenai ekosistem kampus dan orientasi karier di masa depan.

Senada dengan hal tersebut, Kaprodi Teknik Elektro UMS, Heru Supriyono, menjelaskan bahwa program studi yang dipimpinnya telah memiliki standar kualitas global. Saat ini, Teknik Elektro UMS telah mengantongi akreditasi Unggul dari BAN-PT serta akreditasi internasional dari Indonesian Accreditation Board for Engineering Education (IABEE).

“Status akreditasi internasional ini memastikan bahwa lulusan kami memiliki kompetensi yang diakui secara global. Kami mendidik mahasiswa untuk siap bersaing di industri skala dunia,” tegas Heru.

Dalam sesi pemaparan materi, dosen Teknik Elektro, Hasyim Asyari, turut membedah kurikulum perkuliahan secara ringkas. Hasyim juga memotivasi para siswa dengan menampilkan profil alumni sukses yang telah berkarier di berbagai sektor industri kelistrikan dan teknologi.

Menutup rangkaian acara, para siswa berkesempatan melakukan laboratory tour. Mereka mengunjungi Laboratorium Teknik Elektro Dasar, Sistem Tenaga Listrik, Sistem Elektronika, hingga Sistem Komputer. Dipandu oleh asisten laboratorium, siswa tidak hanya melihat-lihat, tetapi juga diberikan kesempatan mencoba beberapa alat peraga praktikum.

Melalui pengalaman langsung ini, Teknik Elektro UMS berharap para siswa SMK Ar-Rahmah dapat memiliki kesiapan yang lebih matang dalam merencanakan masa depan akademik mereka di bidang teknik.

UMS Gandeng PDM se-Solo Raya, Targetkan Cabang dan Ranting Muhammadiyah Unggul

UMS Gandeng PDM se-Solo Raya, Targetkan Cabang dan Ranting Muhammadiyah Unggul

muhammadiyahkaranganyar.or.id, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Lembaga Pengembangan Persyarikatan, Pengkaderan, dan Alumni (LP3A) memperkuat komitmennya dalam memajukan organisasi Muhammadiyah di akar rumput. Hal ini diwujudkan melalui Koordinasi Rencana Pengembangan Persyarikatan yang digelar pada Selasa (27/1/2026) di Ruang Meeting S4, Gedung Edutorium KH. Ahmad Dahlan UMS.

Pertemuan strategis ini dihadiri oleh jajaran perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) serta Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCR-PM) dari seluruh wilayah Solo Raya. Fokus utama koordinasi ini adalah menyatukan visi untuk menciptakan Ranting dan Cabang Muhammadiyah yang unggul dan berkemajuan.

Indikator keunggulan tersebut tidak hanya diukur dari satu sisi, melainkan mencakup tujuh aspek fundamental. Aspek-aspek tersebut meliputi ideologi dan kepemimpinan, tertib organisasi dan administrasi, keaktifan masjid dan dakwah, konsistensi kaderisasi, pengelolaan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), kepedulian sosial kemasyarakatan, hingga aspek keuangan dan kemandirian ekonomi.

Kepala LP3A UMS, Bambang, menekankan bahwa sebuah ranting atau cabang dikatakan unggul jika keberadaannya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas. Ia merinci kriteria nyata yang menjadi tolok ukur keberhasilan pengembangan tersebut.

“Ranting dan Cabang Muhammadiyah Unggul itu hidup masjidnya, rapi organisasinya, berjalan kaderisasinya, nyata manfaatnya, dan dipercaya umatnya,” tegas Bambang dalam forum tersebut.

Sejalan dengan hal itu, Kepala Bidang Pengembangan Persyarikatan LP3A UMS, Kuswaji, menyatakan bahwa pihak universitas tidak akan tinggal diam. UMS berkomitmen memberikan pendampingan teknis dan strategis bagi penguatan struktur organisasi di tingkat bawah. Kuswaji juga meminta agar hasil pertemuan tersebut segera diteruskan ke unit-unit terkecil di daerah.

“UMS siap mendampingi Cabang dan Ranting Muhammadiyah Unggul. Mohon hasil koordinasi hari ini dapat disosialisasikan di cabang dan ranting masing-masing daerah,” jelas Kuswaji.

Salah satu isu krusial yang turut dibahas adalah optimalisasi peran sumber daya manusia internal UMS. Koordinasi ini menyoroti masih adanya dosen dan tenaga kependidikan (tendik) yang belum aktif dalam kegiatan persyarikatan di domisili mereka. Kedepannya, PDM akan diberikan data personalia tersebut agar dapat dilibatkan dalam kegiatan lokal, dimulai dari undangan pengajian hingga peran struktural di tingkat cabang atau ranting.

Sinergi ini juga merambah ke bidang perkaderan formal. Azizah turut menggarisbawahi pentingnya kolaborasi dalam penyelenggaraan pelatihan ideologi. Ia berharap koordinasi ini mempermudah pemetaan lokasi untuk kegiatan perkaderan rutin.

“Kolaborasi LP3A dalam pelaksanaan Darul Arqam dan Baitul Arqam selanjutnya, mohon dapat dikoordinasikan dan disampaikan kepada kami daerah, cabang, dan ranting mana yang siap ditempati,” ungkap Azizah.

Melalui langkah masif ini, UMS dan PDM se-Solo Raya optimis dapat membangun basis persyarikatan yang lebih kokoh, mandiri, dan mampu memberikan solusi nyata bagi permasalahan umat di era modern.

Jadi Tuan Rumah ABU Robocon 2027, UMS Perkuat Posisi Sebagai Pusat Inovasi Robotika

Jadi Tuan Rumah ABU Robocon 2027, UMS Perkuat Posisi Sebagai Pusat Inovasi Robotika

muhammadiyahkaranganyar.or.id, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dipilih menjadi venue utama penyelenggaraan kontes robot internasional ABU Robocon 2027. Hal tersebut disepakati setelah dilakukannya kunjungan oleh perwakilan ABU Robocon, NHK Jepang, dan TVRI ke venue Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS, Rabu (4/2).

Pengecekan venue dimulai dari drop off hingga setiap sudut di edutorium sesuai dengan keperluan penyelenggaraan kontes robot internasional.

Keisuke Koyama selaku ABU Robocon Deputy Secretariat Chief dan perwakilan dari NHK merasa senang jika UMS menjadi tuan rumah penyelenggaraan kontes robot ABU (Asia-Pasific Broadcasting Union).

“Kami diterima dengan baik dan dibantu dengan sangat besar UMS menjadi host untuk ABU tahun 2027,” kata Keisuke Koyama.

Ia mengatakan bahwa dari ABU pusat juga juga percaya dan menyetujui jika UMS menjadi tuan rumah penyelenggara.

“Venue betul-betul luas dan fasilitasnya bagus, beberapa tahun ini, salah satu yang paling bagus. Luasnya dan kapasitasnya lebih dari cukup, berlebihan, jadi kami dengan senang hati,” sebutnya.

Direktur Pemrograman dan Pemberitaan TVRI, Arif Adi Kuswardono menyampaikan ungkapan terima kasih kepada UMS karena telah bekerja sama hingga akhirnya penentuan venue penyelenggaraan ABU Robocon 2027 diputuskan.

Arif menyampaikan bahwa Kota Solo merupakan kota yang penting dan strategis.

“Meskipun tidak sebesar Bandung atau Surabaya, tapi akses transportasi itu semuanya ada, kecuali kapal laut, ada kereta api, jadi tidak akan kesulitan untuk sampai di Solo,” kata Arif.

Arif juga menyebut, venue Edutorium UMS nantinya akan dipenuhi oleh mahasiswa dari perguruan tinggi di Indonesia yang mempunyai minta di bidang robotika sebagai pengamat pertandingan. Di samping itu, tentu akan datang tamu-tamu internasional.

Sementara itu Wakil Rektor I UMS Prof. Ihwan Susila, Ph.D., mengungkapkan rasa terima kasih kepada ABU dan TVRI atas dipilihnya UMS sebagai venue utama penyelenggaraan ABU Robocon 2027.

“Setelah ini kita akan mempersiapkan segala sesuatunya, karena meskipun tuan rumah adalah Indonesia, karena tempatnya di UMS maka kita tentu harus bersiap-siap kedatangan tamu, juga sebagai bagian dari upaya kita sebagai tuan rumah yang baik,” jelas Ihwan.

Untuk kebutuhan Liaison Officer (LO) atau naradamping, UMS akan melibatkan mahasiswa dan akan mendapatakan pelatihan terlebih dahulu.

“Venue juga dipersiapkan secara baik karena kebutuhan akan sangat banyak, ada kegiatan yang sifatnya kompetisi, ada rapat, ada juga sharing pengalaman, dan seterusnya saya kira ini memberikan benefit yang cukup besar bagi UMS untuk menunjukkan bahwa UMS siap menjadi penyelenggara kompetisi internasional,” paparnya.

Usai keputusan ini, UMS akan mengkoordinasikan tim IT, Kemahasiswaan, serta Humas. Selain itu juga akan selalu berkoordinasi dengan tim TVRI. (Maysali/Humas)

UMS Jadi Tuan Rumah ABU Robocon 2027, Delegasi NHK Jepang Lakukan Penjajakan

UMS Jadi Tuan Rumah ABU Robocon 2027, Delegasi NHK Jepang Lakukan Penjajakan

muhammadiyahkaranganyar.or.id, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) diproyeksikan menjadi venue pelaksanaan ABU Robocon 2027, ajang lomba robot internasional yang diinisiasi oleh NHK Jepang dan berada di bawah naungan Asia Pacific Broadcasting Union (ABU). Penjajakan kesiapan venue ini ditandai dengan kunjungan delegasi NHK Jepang bersama TVRI ke UMS pada awal Februari 2026.

Direktur Direktorat Kemitraan, Pengembangan Teknologi, dan Inovasi (DKPTI) UMS, Ir. Ahmad Kholid Alghofari, S.T., M.T., menjelaskan bahwa tawaran kepada UMS untuk menjadi tuan rumah ABU Robocon 2027 berawal dari komunikasi dengan Belmawa dan para juri Kontes Robot Indonesia (KRI).

“UMS ditawarkan menjadi tuan rumah ABU Robocon 2027 karena Indonesia ditunjuk sebagai host country. Berdasarkan pengalaman penyelenggaraan dan kesiapan fasilitas, UMS kemudian diusulkan. Pimpinan UMS memberikan lampu hijau, sehingga proses penjajakan berlanjut,” ujarnya, Rabu (4/2).

Ia menambahkan, TVRI sebagai host nasional bersama NHK Jepang telah melakukan kunjungan lanjutan ke UMS untuk melihat langsung kesiapan venue, berdiskusi teknis, serta mempresentasikan konsep penyelenggaraan. Agenda kunjungan delegasi internasional ini berlangsung selama tiga hari, meliputi diskusi aturan dan tema lomba, survei lokasi, serta agenda budaya.

“Hari ini dilakukan diskusi bersama NHK, Belmawa, dan UMS. Besok survei lokasi, dan agenda berikutnya city tour ke Prambanan. Venue lomba tetap di UMS, sementara Prambanan menjadi bagian dari agenda budaya,” jelas Kholid.

Sementara itu, Wakil Rektor I UMS, Prof. Ihwan Susila, S.E., M.Si., Ph.D., menegaskan bahwa meskipun pengumuman resmi masih menunggu peluncuran dari pihak ABU dan NHK, peluang UMS menjadi venue dinilai sangat besar.

“Secara resmi memang belum diumumkan, tetapi dari sisi kesiapan venue, pengalaman SDM, dan skala kampus, UMS sangat representatif. Insyaallah peluangnya sekitar 99 persen. UMS akan berperan sebagai co-host bersama TVRI,” ungkapnya.

Menurut Ihwan, ABU Robocon 2027 menjadi momentum strategis bagi Indonesia, khususnya UMS, untuk menunjukkan kapasitas perguruan tinggi dalam pengembangan teknologi dan inovasi mahasiswa di tingkat internasional.

“Kita bersyukur UMS dipercaya menjadi bagian dari kontes robot internasional. Ini menjadi kontribusi nyata untuk mengenalkan kemajuan teknologi Indonesia, khususnya karya mahasiswa, ke dunia internasional,” tambahnya.

Dari pihak ABU dan NHK Jepang, Keisuke Koyama, Senior Producer Events Department Content Production Center 4, menyampaikan apresiasinya atas sambutan dan persiapan yang dilakukan UMS.

“Semua persiapan berjalan dengan sangat baik, antusiasmenya luar biasa, dan kami yakin jika terus seperti ini, ABU Robocon 2027 akan berjalan sukses besar di UMS,” ujarnya melalui penerjemah.

(tengah) Muhammad Yusuf Ghazali, Head of International Broadcast Supervision and Management TVRI World

Hal senada disampaikan oleh Muhammad Yusuf Ghazali, Head of International Broadcast Supervision and Management TVRI World. Ia menjelaskan bahwa Indonesia secara resmi akan menjadi tuan rumah ABU Robocon 2027 usai penyelenggaraan ABU Robocon 2026 di Hong Kong.

“TVRI sebagai host nasional sangat berharap UMS dapat menjadi penyelenggara yang baik, tidak hanya dari sisi teknis pelaksanaan tetapi juga prestasi. Dukungan UMS sejauh ini luar biasa dan bahkan melampaui ekspektasi kami,” tuturnya.

ABU Robocon merupakan kompetisi robot tahunan yang diikuti negara-negara anggota ABU di kawasan Asia Pasifik. Terakhir kali Indonesia menjadi tuan rumah adalah pada 2015. Penunjukan Indonesia sebagai host 2027 sekaligus membuka peluang besar bagi UMS untuk tampil sebagai pusat pengembangan teknologi dan inovasi mahasiswa di tingkat Asia. (Fika/Humas)