Angkat Inovasi Penanganan Asma, Siswa SMA Darul Arqom Karanganyar Tembus Forum Internasional

muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Siswa kelas 12 SMA Muhammadiyah Darul Arqom Karanganyar, Irsyad Aliffathan Aryasetya, berhasil meloloskan artikel ilmiahnya sekaligus menjadi pembicara dalam ajang The 2nd IKAFARI (The Indonesian Society of Pharmacology) International Conference yang diintegrasikan dengan The 4th International Conference on Health, Technology, and Life Sciences (ICOHELICS). Kegiatan ilmiah tingkat dunia yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) ini berlangsung di Hotel Harris Surakarta pada Kamis hingga Jumat, 22–23 Oktober 2026.

Di hadapan para pakar, akademisi, dan peneliti dari berbagai negara, Irsyad mempresentasikan penelitian bertajuk “EMPOWERING YOUTH RED CROSS CADRES FOR EMERGENCY ASTHMA MANAGEMENT IN SCHOOL HEALTH UNITS: A CASE STUDY AT SMA MUHAMMADIYAH DARUL ARQOM KARANGANYAR”. Riset ini mengulas pentingnya pemberdayaan kader Palang Merah Remaja sebagai penanggap darurat pertama dalam menangani krisis kesehatan respirasi atau asma di lingkungan sekolah. Pendekatan ini menggeser paradigma lama berbasis respons guru menjadi model penanganan darurat yang memberdayakan peran aktif teman sebaya.

Terpilihnya Irsyad sebagai pembicara dalam konferensi gabungan IKAFARI dan ICOHELICS mengonfirmasi bahwa karya ilmiah tingkat sekolah menengah atas mampu bersanding serta berkontribusi dalam diskusi ilmiah global di bidang farmakologi, kesehatan, dan ilmu hayati.

Pihak sekolah menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian Irsyad. Prestasi ini diharapkan tidak hanya harum di tingkat internasional, tetapi juga menjadi pemantik semangat bagi seluruh siswa SMA Muhammadiyah Darul Arqom Karanganyar untuk berani meneliti, belajar, dan mengeksplorasi potensi diri.

Editor: Asef Dwi Nugroho, S.I.Kom.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Artikel terkait