by | 1 Oct 2026 | KabarMu |

Inspirasi Wisudawan FKG UMS: Sabet Medali di Korea Selatan hingga Aktif IMM

muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Lulusan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Miranda Aisyah Putri, berhasil menyelesaikan pendidikan sarjananya dengan menorehkan deretan prestasi tingkat internasional sekaligus aktif berorganisasi. Miranda resmi dikukuhkan dalam Upacara Wisuda Program Sarjana, Magister, dan Doktor UMS Periode I Tahun Akademik 2026/2027 di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS.

Di tengah padatnya kurikulum pendidikan kedokteran gigi yang meliputi ujian blok, praktikum, dan skills lab, Miranda sukses menyabet Silver Medal serta Special Award from Malaysian Association of Research Scientists dalam ajang Seoul International Invention Fair di Korea Selatan.

Tak hanya itu, ia juga berpartisipasi dalam International Health Sciences Student Competition, Innovation and Exhibition, UMS International Innovation Day, hingga kegiatan pengabdian kemitraan internasional di Busan, Korea Selatan.

“Sejak awal masuk, saya belajar untuk beradaptasi dengan banyaknya materi, praktikum, ujian blok, dan skills lab. Dari situ saya banyak belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, serta bagaimana manajemen waktu dan diri,” ujar Miranda, Kamis (1/10/2026).

Selain mengukir prestasi akademik dan inovasi di tingkat global, Miranda tercatat aktif dalam organisasi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) selama tiga periode. Kiprah organisasinya dimulai sebagai Sekretaris Bidang Organisasi tingkat komisariat, Bendahara Umum Komisariat, hingga dipercaya menjadi Bendahara 1 Pimpinan Cabang (PC) IMM Surakarta.

Menurut Miranda, kunci keberhasilannya dalam membagi waktu antara tuntutan akademik FKG yang tinggi dan aktivitas organisasi adalah manajemen skala prioritas serta kemampuan kerja sama tim (teamwork).

“Kuncinya adalah menentukan tingkatan prioritas dan membuat manajemen waktu yang jelas. Mengikuti banyak kegiatan bukan berarti semua harus dilakukan sendiri, justru dari organisasi dan perlombaan saya belajar tentang teamwork,” jelasnya.

Keberhasilan Miranda turut diapresiasi oleh sang ayah, Ir. Ahmad Kholid Alghofari, S.T., M.T., yang juga merupakan bagian dari Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta-Inovasi (DKPTI) UMS. Ahmad Kholid mengungkapkan rasa bangganya atas ketekunan sang putri yang mampu menyeimbangkan pencapaian akademik dan pengembangan soft skill.

“Secara akademik bisa mengikuti, tidak ada masalah, bisa lulus dengan baik. Yang bikin bangga, di sela-sela itu masih bisa beraktivitas, aktif, ikut berbagai kegiatan,” ungkap Ahmad Kholid.

Setelah secara resmi menerima ijazah sarjana pada Jumat (25/9/2026) lalu, Miranda kini melanjutkan perjalanannya ke jenjang profesi dokter gigi (Coas) serta menjalani program magang di salah satu klinik Muhammadiyah. Ia berharap pengalaman klinis ini dapat membekalinya menjadi dokter gigi yang kompeten dan bermanfaat bagi masyarakat luas. (Fika/Humas)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Artikel terkait