by | 1 Oct 2026 | KabarMu |

Solusi Perlindungan Pekerja Migran: Platform Safe TKI Karya Mahasiswa UMS Sabet Penghargaan Internasional

muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika (PTI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih prestasi internasional dalam ajang Japan Design, Idea and Invention Expo (JDIE) 2026 di Osaka, Jepang. Tim yang dimotori oleh Yuanda Eka Saputra (mahasiswa PTI angkatan 2023) berhasil membawa pulang medali perak lewat inovasi platform digital berbasis Artificial Intelligence (AI) dan Blockchainbernama Safe TKI.

Ajang pameran dan kompetisi inovasi bergengsi yang digagas oleh World Invention Intellectual Property Associations(WIIPA) tersebut diselenggarakan pada 3-4 Juli 2026 di Kansai Airport Conference Halls, Osaka, Jepang. Kompetisi ini mempertemukan peneliti, pelajar, serta inovator global untuk menghadirkan solusi atas berbagai tantangan nyata.

Platform Safe TKI dikembangkan secara khusus untuk meningkatkan keamanan, transparansi, dan kepercayaan dalam seluruh rantai proses migrasi kerja Pekerja Migran Indonesia (PMI). Inovasi ini memadukan verifikasi identitas, akses informasi kerja terverifikasi, edukasi pra-keberangkatan, hingga pendampingan interaktif berkat integrasi Asisten AI. Selain itu, platform ini turut dibekali fitur darurat SAFE SOS yang dapat diakses secara cepat saat pekerja mengalami situasi bahaya di luar negeri.

Penilaian dewan juri didasarkan pada aspek kebaruan (novelty), kreativitas, fungsi, serta potensi aplikasi nyata dari platform tersebut dalam menjawab persoalan kemanusiaan.

“Platform Safe TKI dikembangkan untuk menciptakan proses migrasi kerja yang lebih aman dan terpercaya melalui integrasi teknologi terdepan. Pengembangan ini berangkat dari kepedulian kami terhadap isu kemanusiaan dan keselamatan pekerja migran,” ujar Yuanda, Kamis (1/10/2026). Ia berharap inovasi ini tidak berhenti di panggung kompetisi, tetapi dapat terus berkembang untuk memberikan dampak langsung bagi perlindungan PMI.

Ketua Program Studi PTI UMS, Sukirman, S.T., M.T., Ph.D., menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian internasional tersebut. Ia menilai prestasi ini menunjukkan sinergi antara kemampuan teknis dan kepedulian sosial mahasiswa.

“Keberhasilan ini membuktikan bahwa mahasiswa PTI UMS memiliki kepekaan sosial yang tinggi serta kapabilitas teknologi yang mampu bersaing secara global,” tutur Sukirman.

Capaian medali perak pada JDIE 2026 ini diharapkan menjadi pendorong bagi mahasiswa lain untuk berani berkompetisi di tingkat internasional, sekaligus menjadi pemantik bagi tim pengembang untuk membawa platform Safe TKI ke tahap implementasi yang lebih luas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Artikel terkait