by | 28 Oct 2026 | KabarMu |

Teknik Sipil UMS Dorong Penguasaan Teknologi Digital untuk Infrastruktur Tangguh Bencana

muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendorong penguatan kompetensi mahasiswa Teknik Sipil Fakultas Teknik (FT) dalam menguasai teknologi digital guna mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan tangguh terhadap bencana. Upaya tersebut diwujudkan melalui pengenalan penerapan teknologi digital, evaluasi desain, serta manajemen proyek konstruksi secara modern.

Rangkaian pembahasan tersebut disampaikan dalam Seminar Nasional Civil Affect 2026 bertema “Inovasi Rekayasa Struktur Berbasis Teknologi Digital untuk Infrastruktur Berkelanjutan dan Tangguh Bencana”. Agenda yang diinisiasi oleh Keluarga Mahasiswa Teknik Sipil (KMTS) bersama Program Studi Teknik Sipil UMS ini digelar secara hibrida di Gedung Siti Walidah Kampus 2 UMS serta Zoom Meeting pada Sabtu (10/10/2026).

Ketua Program Studi Teknik Sipil UMS, Ir. Anto Budi Listyawan, S.T., M.Sc., menegaskan pentingnya pemahaman mahasiswa dalam mengaplikasikan teori perkuliahan untuk menyelesaikan persoalan riil di lapangan. Penguasaan perangkat digital seperti AutoCAD dan Building Information Modeling (BIM) menjadi aspek krusial dalam rekayasa sipil modern untuk mengoptimalkan perencanaan serta mengantisipasi kendala proyek sejak dini.

Tantangan teknis di lapangan turut dibahas oleh Project Engineering Manager PT Adhi Karya (Persero) Tbk., Ir. Adityo Nugroho Budiono, S.T., yang membagikan pengalaman evaluasi desain awal jalan tol Solo–Yogyakarta pada interchange (IC) Purwomartani. Langkah design review dinilai vital untuk memastikan pelaksanaan proyek tetap memperhitungkan aspek teknis, jadwal, anggaran, dan produktivitas secara menyeluruh.

Aspek efisiensi dan pengelolaan risiko juga menjadi penekanan dalam seminar ini. General Manager Operasi Divisi Gedung PT PP (Persero) Tbk., Ir. Rizky Adriyadie, S.T., M.T., mengulas pentingnya persiapan kontrak dan perencanaan biaya. Sementara itu, dosen Teknik Sipil UMS, Ir. Muchlis Abri Putra, S.T., M.MT., IPM, ASEAN Eng., mengingatkan agar keahlian teknologi digital insinyur muda tetap diimbangi dengan penguasaan rekayasa struktur dan pemahaman atas ancaman geologi.

Kegiatan ini diikuti oleh 311 peserta yang terdiri atas 195 peserta luring dan 116 peserta daring. Selain civitas akademika UMS, peserta berasal dari masyarakat umum serta berbagai perguruan tinggi seperti Universitas Muhammadiyah Semarang, Universitas Teknologi Yogyakarta, Universitas Pertamina, UPN Veteran Jawa Timur, dan Universitas Muhammadiyah Malang.

Editor: Asef Dwi Nugroho, S.I.Kom.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Artikel terkait