muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebakkramat menggelar Kajian Ideopolitor Muhammadiyah seri ke-13 di Gedung Dakwah PCM Kebakkramat Lantai 2, Selasa (27/10/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung pukul 19.30 hingga 21.30 WIB tersebut diselenggarakan untuk memantapkan ideologi serta pembentukan karakter kader di wilayah Kebakkramat.
Agenda khusus pimpinan ini menghadirkan Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar, Teguh Anshori, sebagai penceramah. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) se-Kebakkramat, Organisasi Otonom (Ortom), serta Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM), dengan pelaksana kegiatan dari MIM Kaliwuluh.
Dalam pemaparannya, Teguh Anshori membedah Pedoman Kehidupan Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM) yang mencakup empat aspek utama kehidupan pribadi: aqidah, akhlaq, ibadah, dan mu’amalah duniawiyah.

Sektor aqidah menekankan penguatan tauhid murni, ikhlas, serta ketundukan penuh kepada Allah SWT guna menghindari perbuatan syirk, takhayul, bid’ah, dan khurafat. Aspek akhlaq mendorong peneladanan sifat Nabi Muhammad SAW seperti sidiq, amanah, tabligh, dan fathanah, sekaligus menjauhi perilaku korupsi, kolusi, riya, dan sombong.
Sementara itu, pada aspek ibadah, kajian menyoroti pentingnya ibadah mahdhah sesuai tuntunan dan amalan nawafil untuk membentuk pribadi yang mutaqqin. Pada aspek mu’amalah duniawiyah, kader diingatkan akan peran hamba dan khalifah melalui pola pikir burhani, bayani, dan irfani, serta penerapan etos kerja Islami yang disiplin.
Ketua PCM Kebakkramat, Paryono, menegaskan pentingnya konsistensi kajian ini sebagai wahana penguatan ideologi dan konsolidasi organisasi di setiap jenjang kepemimpinan.
“Kajian Ideopolitor ini menjadi wadah penting untuk meneguhkan kembali pemahaman ideologi Muhammadiyah serta mempererat silaturahmi antar jajaran KSB PRM, Ortom, dan AMM. Kami berharap nilai-nilai Pedoman Kehidupan Islami Warga Muhammadiyah ini tidak berhenti sebagai wacana, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam tata kelola organisasi maupun kehidupan sehari-hari,” tegas Paryono.
Melalui keberlanjutan agenda ini, PCM Kebakkramat berkomitmen menjaga militansi kader dan memperkokoh akar gerakan dakwah amar ma’ruf nahi munkar di Kebakkramat dan sekitarnya.
Editor: Asef Dwi Nugroho, S.I.Kom.
Penulis: Agus S














