Cultural Immersion 2026: UMS Ajak 110 Mahasiswa Internasional Selami Budaya di Karanganyar

muhammadiyahkaranganyar.or.id, SURAKARTA — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Direktorat Reputasi, Kemitraan, dan Urusan Internasional (DRKUI) kembali menggelar program Cultural Immersion 2026. Sebanyak 110 mahasiswa internasional dari berbagai negara dilibatkan dalam kegiatan yang berlangsung di kawasan wisata Kemuning, Kabupaten Karanganyar, pada Sabtu (4/7).

Agenda tahunan ini dirancang sebagai bagian dari pendampingan berkelanjutan bagi mahasiswa asing. Melalui program ini, mereka diajak untuk mengenal lebih dekat kebudayaan, keindahan alam, serta kehidupan sosial masyarakat Indonesia di luar aktivitas perkuliahan formal.

Kasubdit Hospitalitas DRKUI UMS, Ir. Wijianto, S.T., M.Eng.Sc., menjelaskan bahwa Cultural Immersion 2026 merupakan bentuk komitmen nyata UMS dalam menghadirkan pengalaman belajar yang menyeluruh. Menurutnya, pemahaman lintas budaya sangat penting untuk menunjang kenyamanan mahasiswa asing selama menempuh studi.

“Cultural Immersion 2026 menjadi salah satu bentuk komitmen UMS dalam menghadirkan pengalaman belajar yang menyeluruh bagi mahasiswa internasional. Selain memperoleh pendidikan akademik, mahasiswa juga didorong untuk mengenal nilai-nilai budaya Indonesia secara langsung sehingga proses adaptasi selama menempuh studi di UMS dapat berlangsung lebih baik dan bermakna,” ujar Wijianto.

Lebih lanjut, Wijianto memaparkan bahwa para peserta asing tersebut berasal dari berbagai skema pembiayaan beasiswa. Di antaranya adalah penerima Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB), The Indonesian AID Scholarship (TIAS), hingga program beasiswa internal kampus yaitu International Priority Scholarship (IPS).

“Kegiatan Cultural Immersion ini kami selenggarakan untuk seluruh mahasiswa asing yang kuliah di UMS. Harapannya mereka mendapatkan insight yang berbeda setelah beberapa minggu mengikuti aktivitas perkuliahan. Melalui kegiatan ini mereka dapat menjalin kebersamaan, refreshing, sekaligus lebih mengenal budaya dan kehidupan masyarakat Indonesia secara langsung,” tambahnya.

Selama berada di kawasan lereng Gunung Lawu tersebut, para peserta mengikuti beragam aktivitas luar ruangan yang memadukan wisata alam dan penguatan kebersamaan. Mereka berkesempatan memacu adrenalin lewat aksi river tubing di Kalipucung serta menikmati keasrian perkebunan teh dalam sesi Kemuning Tea Plantation tour.

Melalui interaksi langsung dengan lingkungan sosial dan budaya setempat, para mahasiswa internasional diharapkan tidak hanya sekadar menikmati panorama alam. Pengalaman empiris di luar kelas ini ditargetkan mampu memperkaya wawasan mereka atas keberagaman Indonesia, sekaligus mempererat ikatan solidaritas antarmahasiswa dari berbagai belahan dunia. (ARP/Humas)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Jadwal Salat Hari Ini
Memuat lokasi…
Subuh
Terbit
Zuhur
Ashar
Maghrib
Isya
Menuju salat berikutnya:
Subuh menggunakan kriteria Muhammadiyah (-18°).

Artikel terkait