by | 22 Jun 2026 | Pendidikan

Optimalkan Kampung Tani, Mahasiswa Psikologi UMS Gagas Catur Cerdas

muhammadiyahkaranganyar.or.id, SURAKARTA — Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Al-Ghozali Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi meluncurkan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) bertajuk “Catur Cerdas”. Program pengabdian masyarakat ini mengusung misi menciptakan edukasi, resiliensi, digitalisasi, dan kemandirian melalui optimalisasi rasa memiliki (handarbeni) sebagai pendekatan untuk melestarikan (nguri-uri) Kampung Tani.

Acara peresmian dan pembukaan program tersebut berlangsung di Balai Desa Catur, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, pada Kamis (18/6/2026). Sebanyak 47 peserta yang terdiri atas warga setempat, tim pelaksana, perwakilan organisasi mahasiswa, serta jajaran Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta-Inovasi (DKPTI) UMS hadir langsung dan menandai dimulainya program lewat prosesi pemotongan tumpeng.

Ketua Tim PPK Ormawa IMM Al-Ghozali UMS, Musakinah Oktafira Aura Wijaya, menjelaskan bahwa pemilihan Desa Catur didasarkan pada besarnya potensi sumber daya alam dan manusia di wilayah tersebut, yang sekaligus berdampingan dengan tantangan pemberdayaan berkelanjutan. Melalui wawancara terpisah pada Senin (22/6/2026), Musakinah menjabarkan lima pilar utama yang menjadi fokus pergerakan Tim PPK Ormawa IMM Al-Ghozali UMS untuk membangun kemandirian warga, antara lain 1) penguatan literasi masyarakat secara menyeluruh, 2) pelaksanaan digitalisasi bagi para pelaku UMKM lokal, 3) peningkatan kesadaran mengenai pentingnya kesehatan mental, 4) pengembangan intensif pada sektor pertanian desa, serta 5) pelestarian kebudayaan lokal secara turun-temurun.

Ketua Umum IMM Al-Ghozali UMS, Muhammad Raihan Akbar, turut menegaskan bahwa esensi dari Catur Cerdas merupakan bentuk implementasi nyata dari pemberdayaan masyarakat yang mengutamakan kolaborasi antarpemerintah dan akademisi. Senada dengan hal tersebut, Camat Sambi, Dony Mahendra, menyambut positif inisiatif ini mengingat program pemberdayaan komprehensif berbasis mahasiswa masih tergolong baru di wilayahnya, namun diyakini mampu mengoptimalkan potensi alam Desa Catur yang dikenal subur.

Dari sisi universitas, Kasubdit Talenta, Inovasi, dan Prestasi DKPTI UMS, Ir. Muhammad Alfatih Hendrawan, S.T., M.T., memaparkan bahwa PPK Ormawa merupakan program resmi bentukan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Oleh karena itu, keberhasilan program ini memerlukan integrasi yang solid antara warga, pemerintah desa, dan kecamatan.

Alfatih menambahkan bahwa program pendampingan masyarakat ini akan berjalan intensif selama empat bulan ke depan. Melalui durasi tersebut, kegiatan ini diproyeksikan tidak hanya fokus pada peningkatan kapasitas kelembagaan mahasiswa, melainkan juga menajamkan keterampilan nonteknis (soft skills) dan teknis (hard skills) mahasiswa sekaligus memberikan dampak perubahan positif yang berkelanjutan bagi masyarakat sasaran.

Merespons antusiasme dan masukan dari para pemangku kepentingan selama acara pembukaan, Tim PPK Ormawa IMM Al-Ghozali UMS menyatakan komitmen penuhnya untuk menggandeng berbagai dinas terkait, praktisi profesional, serta narasumber ahli guna memaksimalkan target capaian program di lapangan. (Maysali/Humas)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Jadwal Salat Hari Ini
Memuat lokasi…
Subuh
Terbit
Zuhur
Ashar
Maghrib
Isya
Menuju salat berikutnya:
Subuh menggunakan kriteria Muhammadiyah (-18°).

Artikel terkait