muhammadiyahkaranganyar.or.id, KEBAKKRAMAT, KARANGANYAR – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebakkramat, Karanganyar sukses menyelenggarakan agenda strategis berupa “Pembinaan Guru dan Karyawan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM)” pada Sabtu (20/06/2026). Bertempat di Muhammadiyah Training Center (MTC) Sapen, Kebak, Kebakkramat, kegiatan ini mengusung tema “Pengembangan AUM Pendidikan Kebakkramat Menuju Lembaga yang Unggul dan Berkemajuan”.
Acara ini dihadiri oleh segenap jajaran Pleno PCM Kebakkramat, Kepala AUM, serta 50 guru dan karyawan AUM se-Kecamatan Kebakkramat.
Rangkaian acara diawali secara khidmat dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya serta Mars Muhammadiyah ‘Sang Surya’, dan dilanjutkan dengan sesi kepemimpinan serta pembinaan ideologi.
Dalam sambutannya, Ketua PCM Kebakkramat, Paryono, menekankan pentingnya loyalitas, komitmen, dan etos kerja yang tinggi dari seluruh elemen pengelola sekolah Muhammadiyah.

“Amal Usaha Muhammadiyah, khususnya di bidang pendidikan, harus menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi yang cerdas dan berakhlak mulia. Seluruh guru dan karyawan dituntut untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga integritas ideologi Muhammadiyah, serta berkolaborasi demi mewujudkan tata kelola institusi yang sehat dan dinamis,” tegas Paryono.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar, Muhammad Arief Babhier, memberikan arahan pembinaan yang membakar semangat para peserta. Beliau mengingatkan bahwa mengajar di Muhammadiyah adalah bagian dari ladang dakwah amar ma’ruf nahi munkar.
“Pendidikan Muhammadiyah di Karanganyar, termasuk Kebakkramat, harus memiliki keunggulan kompetitif (competitive advantage). Kita harus bergerak cepat menuju lembaga yang unggul dan berkemajuan, tidak boleh berpuas diri dengan pencapaian saat ini. Penguatan aspek ideologi kemuhammadiyahan dan inovasi pembelajaran wajib berjalan beriringan,” jelas Muhammad Arief Babhier.
Pada momentum pembukaan ini, dilakukan pula penyerahan resmi Surat Keputusan (SK) Wakil Kepala Madrasah (Waka) MIM Nangsri oleh Romdloni.

Guna mewujudkan tema besar kegiatan, rilis mencatat dua materi inti yang disampaikan oleh narasumber ahli:
Sesi I: Pengembangan Sekolah – Disampaikan oleh Murfiah Dewi Wulandari, (Kaprodi PGSD FKIP UMS Surakarta), yang mengupas tuntas transformasi budaya mutu sekolah, inovasi kurikulum, dan penguatan kompetensi lulusan.
Sesi II: Tata Kelola AUM Pendidikan – Disampaikan oleh Sartini, (Kepala Sekolah MIM Karanganyar), yang membagikan praktik baik (best practices) tata kelola administrasi, transparansi keuangan, serta manajemen SDM sekolah yang modern.
Acara ditutup pada pukul 12.00 WIB dengan penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) terukur yang dipandu oleh panitia agar hasil pembinaan ini segera diterapkan secara riil di satuan pendidikan masing-masing.
Kontributor :Agus S 085221302389















