by | 26 Sep 2025 | Berita

Wamendikti Prof. Fauzan: Kampus Harus Jadi Problem Solver, Bukan Menara Gading

MUHAMMADIYAHKARANGANYAR, Karanganyar – Puncak acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA) 2025 berlangsung istimewa dengan hadirnya Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd.

Dalam kuliah umum bertema “Membentuk Jiwa Leadership dan Karakter Mahasiswa dalam Era Disrupsi”, Prof. Fauzan menekankan bahwa mahasiswa harus mengambil peran penting menuju Indonesia Emas 2045.

“Indonesia sedang memasuki era bonus demografi. Perguruan tinggi dituntut tidak hanya mencetak sumber daya manusia unggul, tetapi juga hadir nyata menyelesaikan persoalan bangsa,” tegasnya di hadapan 522 mahasiswa baru UMUKA, Kamis (25/9).

Menurut Prof. Fauzan, generasi mahasiswa saat ini lahir di era digital sehingga kampus perlu adaptif dalam memberi ruang dan fasilitas. Ia menegaskan bahwa riset kampus tidak boleh berhenti di jurnal atau prototipe, melainkan harus membawa manfaat langsung ke masyarakat.

“Kampus adalah kumpulan orang hebat. Maka keberadaannya harus menjadi problem solver, bukan sekadar elit di menara gading,” jelas mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu.

Ia juga menyoroti konsistensi Muhammadiyah dalam membangun pendidikan unggul. “Unggul artinya sejauh mana kampus Muhammadiyah memberi kontribusi kepada masyarakat. Ini sejalan dengan prinsip khairunnas anfa’uhum linnas – sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi sesama,” tambahnya.

Wakil Rektor 2 UMUKA, Sarilan M. Ali, menyebut kehadiran Wamen Dikti menjadi inspirasi besar bagi mahasiswa baru. “Kuliah umum ini memotivasi mahasiswa agar siap menjadi pemimpin yang adaptif dan berkarakter. Bahkan, Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana, juga ikut berbagi pengalaman suksesnya sejak kuliah,” ujarnya.

Tahun ini UMUKA mencatat kenaikan penerimaan mahasiswa baru sebesar 37 persen, total 522 mahasiswa berasal dari 96 kabupaten/kota di 22 provinsi, serta mahasiswa asing dari Yaman, Timor Leste, dan sedang diproses dari Madagaskar.

Dengan tema “Kobar Kala: Berkarya tanpa henti, menyala seperti api”, PKKMB UMUKA 2025 tidak hanya menjadi pintu masuk dunia kampus, tetapi juga momentum menyalakan semangat generasi muda untuk berinovasi, berkontribusi, dan menjadi agen perubahan menuju Indonesia Emas 2045.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Jadwal Salat Hari Ini
Memuat lokasi…
Subuh
Terbit
Zuhur
Ashar
Maghrib
Isya
Menuju salat berikutnya:
Subuh menggunakan kriteria Muhammadiyah (-18°).

Artikel terkait