Konsolidasi Program dan Pemberdayaan Umat, LazisMu Jumantono Gelar Rapat Koordinasi

muhammadiyahkaranganyar.or.id, JUMANTONO — Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Jumantono terus melakukan penguatan organisasi dan konsolidasi program guna meningkatkan peran pemberdayaan umat di tingkat cabang dan ranting. Hal tersebut diwujudkan melalui rapat koordinasi yang diselenggarakan pada Rabu malam, 28 Januari 2026, selepas salat Isya, bertempat di Islamic Center Muhammadiyah Utsman bin Affan, Ngunut, Jumantono.

Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Layanan Lazismu Jumantono, Riyadi, S.E., serta dihadiri oleh jajaran pengurus Lazismu Jumantono, sejumlah Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), dan pengurus Lazismu tingkat ranting. Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyamakan persepsi, memperkuat sinergi, sekaligus merumuskan langkah konkret dalam pelaksanaan program Lazismu ke depan.

Dalam arahannya, Riyadi menyampaikan bahwa rapat ini merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) Lazismu yang perlu segera diturunkan dalam bentuk program kerja cabang. Ia menegaskan pentingnya pemetaan program yang realistis, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Secara tidak langsung, ia menekankan bahwa keberhasilan Lazismu tidak hanya diukur dari capaian penghimpunan dana, tetapi juga dari sejauh mana dana tersebut mampu menggerakkan pemberdayaan umat.

Agenda utama rapat difokuskan pada persiapan Rapat Kerja Cabang (Raker Cabang) Lazismu Jumantono sebagai breakdown dari hasil RAKERDA. Dalam sesi ini, peserta membahas prioritas program, mekanisme pelaksanaan, serta pembagian peran antara Lazismu cabang dan ranting. Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai masukan konstruktif dari peserta rapat.

Selain itu, rapat juga dimanfaatkan sebagai sarana sharing dan penguatan program Lazismu cabang. Para peserta berbagi pengalaman terkait pengelolaan program zakat, infak, dan sedekah di tingkat ranting, sekaligus mengidentifikasi tantangan yang dihadapi di lapangan. Melalui forum ini, diharapkan terbangun pola kerja yang lebih kolaboratif dan saling menguatkan.

Persiapan kegiatan Lazismu selama bulan Ramadan 1447 Hijriah turut menjadi salah satu topik pembahasan penting. Program-program Ramadan dirancang tidak hanya berorientasi pada kegiatan sosial sesaat, tetapi juga diarahkan untuk memberikan dampak berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan semangat Lazismu dalam mendorong transformasi dari pendekatan karitatif menuju pemberdayaan.

Pembahasan strategis lainnya adalah penguatan pendampingan fundraising pembangunan gedung baru MTs Muhammadiyah 5 Jumantono. Program ini dinilai sebagai bagian dari investasi jangka panjang dalam pengembangan pendidikan Muhammadiyah. Lazismu cabang dan ranting diharapkan dapat bersinergi dalam mendukung proses penghimpunan dana secara terstruktur dan berkelanjutan.

Menutup rapat, Riyadi menegaskan komitmen Lazismu Jumantono untuk terus bergerak menghadirkan program-program yang memberi dampak nyata bagi masyarakat. Ia menyampaikan secara tegas, “Lazismu Jumantono harus memulai gerakan program yang bersifat pemberdayaan, meski dalam skala yang masih kecil.” Pernyataan tersebut menjadi peneguhan arah gerak Lazismu Jumantono menuju lembaga filantropi yang amanah, profesional, dan berdaya guna bagi umat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Jadwal Salat Hari Ini
Memuat lokasi…
Subuh
Terbit
Zuhur
Ashar
Maghrib
Isya
Menuju salat berikutnya:
Subuh menggunakan kriteria Muhammadiyah (-18°).

Artikel terkait