Merawat Spirit Keimanan & Keilmuan: PCPM Jumantono Hidupkan Tradisi “Ngaji Kitab”

muhammadiyahkaranganyar.or.id, JUMANTONO — Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Jumantono terus menunjukkan komitmennya dalam merawat spirit keimanan dan keilmuan kader serta masyarakat melalui penyelenggaraan kajian rutin. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu malam, 28 Januari 2026, selepas salat Maghrib hingga Isya, bertempat di Masjid Islamic Center Muhammadiyah Utsman bin Affan, Ngunut, Jumantono.

 

Kajian rutin ini diikuti oleh lebih dari 50 peserta yang terdiri atas pemuda, pemudi, serta jamaah sekitar masjid. Sejak awal hingga akhir acara, suasana kajian berlangsung khidmat namun tetap hidup. Antusiasme jamaah terlihat dari keseriusan menyimak materi serta munculnya sejumlah pertanyaan yang memantik diskusi dan memperkaya pemahaman bersama.

 

Dalam kajian tersebut, PCPM Jumantono menghadirkan Ust. Muh. Abid Hadlori, S.Ag., sebagai pemateri. Ia menyampaikan kajian Hadits Arbain Nawawi nomor 26 yang membahas tentang sedekah sebagai bentuk ibadah yang dapat dilakukan oleh setiap manusia melalui 360 persendian yang dimilikinya. Materi ini disampaikan secara sistematis dan kontekstual sehingga mudah dipahami oleh seluruh jamaah.

 

Ust. Abid menjelaskan bahwa Rasulullah SAW mengajarkan makna sedekah yang luas, tidak terbatas pada pemberian harta semata. Setiap kebaikan, seperti menolong sesama, berdzikir, melangkahkan kaki menuju kebaikan, hingga menjaga lisan, merupakan bentuk sedekah yang bernilai ibadah. Menurutnya, ajaran tersebut menegaskan bahwa Islam adalah agama yang memudahkan umatnya dalam beramal saleh.

 

“Setiap manusia memiliki 360 persendian, dan semuanya memiliki kewajiban untuk bersedekah. Namun, Islam memberikan banyak pintu kebaikan yang dapat kita lakukan sesuai kemampuan masing-masing,” ungkap Ust. Abid dalam penyampaian materinya. Ia menambahkan bahwa kesadaran beramal harus dibangun dari pemahaman yang benar agar ibadah tidak terasa berat, melainkan menjadi kebutuhan spiritual.

 

Secara tidak langsung, pemateri juga menekankan pentingnya konsistensi dalam melakukan amalan-amalan sederhana namun berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan semangat Pemuda Muhammadiyah dalam membentuk kader yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia, sekaligus mampu memberi manfaat nyata bagi lingkungan sekitarnya.

 

Setelah sesi kajian dan tanya jawab selesai, kegiatan dilanjutkan dengan rapat koordinasi PCPM Jumantono. Agenda tersebut dimanfaatkan untuk mengevaluasi program, merancang kegiatan ke depan, serta memperkuat sinergi antaranggota. Suasana keakraban semakin terasa saat kegiatan ditutup dengan diskusi ringan dan makan bersama, yang menjadi sarana mempererat ukhuwah di antara kader dan jamaah.

 

Melalui kajian rutin ini, PCPM Jumantono berharap dapat terus menghidupkan tradisi keilmuan dan dakwah yang mencerahkan. Sebagaimana disampaikan di akhir kajian, “tidak ada alasan bagi kita untuk tidak bisa melakukan amalan-amalan ibadah yang diperintahkan oleh Allah dan Rasul-Nya.” Pesan tersebut menjadi peneguhan bahwa setiap Muslim memiliki peluang yang sama untuk berbuat kebaikan, kapan pun dan di mana pun berada.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Jadwal Salat Hari Ini
Memuat lokasi…
Subuh
Terbit
Zuhur
Ashar
Maghrib
Isya
Menuju salat berikutnya:
Subuh menggunakan kriteria Muhammadiyah (-18°).

Artikel terkait