Langkah Kecil dari Parakan, Gema Prestasi Menggaung di Makassar

muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR – Dari sebuah desa yang tenang di lereng Karanganyar, tepatnya *Desa Parakan, Kecamatan Bolong*, berdiri sebuah madrasah sederhana namun sarat makna — MIS Muhammadiyah Parakan. Madrasah ini mungkin tampak kecil di peta pendidikan nasional, tetapi semangat dan cita-cita besar tumbuh subur di hati para siswanya.

Pada *11 hingga 14 Februari 2026*, tiga siswa terbaik madrasah ini menjejak langkah jauh ke *Makassar*, membawa nama baik almamater mereka dalam ajang *Olimpiade Ahmad Dahlan ke-8* — sebuah perhelatan nasional yang mempertemukan para pelajar Muhammadiyah dari seluruh penjuru Nusantara. Dengan penuh semangat dan doa yang mengalir dari keluarga besar madrasah, mereka berangkat bukan hanya untuk berkompetisi, tetapi juga untuk menebar nilai keikhlasan dan keteladanan.

Tiga siswa tersebut adalah *Raffa Rasyiqul Khoiri*, *Satria Gaizka Arkarega*, dan *Ahmad Furqon* — generasi muda yang menjadikan Al-Qur’an sebagai cahaya dalam langkah mereka. Dalam cabang lomba *Musabaqoh Fahmi Qur’an (MFQ)*, ketiganya menunjukkan kemampuan luar biasa dalam memahami, menafsirkan, dan menyampaikan makna ayat-ayat suci dengan penuh penghayatan.

Hasilnya, dengan izin Allah dan kerja keras yang tak mengenal lelah, *MIS Muhammadiyah Parakan berhasil meraih medali perunggu*. Sebuah capaian yang mungkin terlihat sederhana di atas kertas, namun sejatinya merupakan hasil dari perjalanan panjang, perjuangan yang diam-diam namun penuh makna. Di balik medali itu ada malam-malam belajar, bimbingan tulus para guru, dan doa orang tua yang tak pernah putus.

Kepala madrasah beserta seluruh dewan guru menyambut kabar tersebut dengan haru dan bangga. Bagi mereka, prestasi ini adalah bukti nyata bahwa *madrasah kecil bukan berarti mimpi kecil*. Dari ruang-ruang kelas sederhana, dari lantunan doa di pagi hari, lahirlah anak-anak bangsa yang siap bersinar, membawa nama baik madrasah, daerah, bahkan Muhammadiyah.

“Ini bukan sekadar kemenangan, tetapi sebuah bukti bahwa semangat, ketulusan, dan cinta terhadap ilmu akan selalu menemukan jalannya menuju keberhasilan,” ujar salah satu guru pembimbing dengan mata berkaca.

Perjalanan ini menjadi inspirasi bagi seluruh siswa *MIS Muhammadiyah Parakan* untuk terus berani bermimpi dan berjuang. Karena dari Parakan, suara kebaikan dan cahaya ilmu kini telah menggema hingga ke Makassar, bahkan ke penjuru negeri.


✍️ sahabat pena : Khamsah Ruhana

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Jadwal Salat Hari Ini
Memuat lokasi…
Subuh
Terbit
Zuhur
Ashar
Maghrib
Isya
Menuju salat berikutnya:
Subuh menggunakan kriteria Muhammadiyah (-18°).

Artikel terkait