muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Direktorat Riset, Publikasi, Pengabdian, dan Sentra KI (DRPPS) menggelar pelatihan pembuatan obat tradisional berbahan sambiloto bagi kader Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak di Muhammadiyah Boarding School (MBS) Gatak, Sukoharjo, Sabtu (10/10/2026).
Program P2M Dosen-Tendik Berkontribusi ini menghadirkan pakar kefarmasian internasional dari Bangladesh, Associate Professor Dr. Md. Sanower Hossain, guna memberikan pemahaman mendalam mengenai bukti klinis, ketepatan dosis, serta prinsip keamanan dalam pemanfaatan tanaman obat keluarga.
Dalam pemaparannya, Sanower menjelaskan bahwa sambiloto (Andrographis paniculata) mengandung senyawa aktif andrografolida yang terbukti membantu meredakan gejala flu dan sakit tenggorokan. Namun, ia mengingatkan agar pemanfaatan herbal tetap berpijak pada penelitian ilmiah dan tidak mengabaikan pengobatan medis untuk penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi.

Sanower menegaskan bahwa label bahan alami tidak serta-merta menjamin keamanan tanpa batasan dosis. Penggunaan sambiloto tidak dianjurkan bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak, serta memerlukan pengawasan khusus bagi pasien yang sedang mengonsumsi obat pengencer darah, obat hipertensi, atau obat gula darah.
Ketua Tim Pengabdian UMS, Arga Seta Asmara Sakti, S.T., M.T., menyampaikan bahwa pendekatan pengabdian berbasis pengembangan Persyarikatan ini bertujuan memperkuat kapasitas masyarakat secara berkelanjutan melalui sinergi antara perguruan tinggi, pimpinan cabang, dan pimpinan ranting ‘Aisyiyah.

Kegiatan yang diikuti perwakilan dari 14 Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah se-Kecamatan Gatak tersebut diisi dengan demonstrasi pembuatan racikan minuman herbal dan penyerahan bibit sambiloto secara simbolis. Langkah ini disambut positif oleh jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan PCA Gatak sebagai upaya membangun pola hidup sehat sekaligus membuka potensi ekonomi keluarga berbasis Tanaman Obat Keluarga (TOGA).
Editor: Asef Dwi Nugroho, S.I.Kom.














