muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Tim VELOCE CUBE dari Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Surakarta berhasil meraih Juara 1 Piala Wali Kota dalam Lomba Poster Ilmiah pada ajang AI&ME Solo Road Safety Festival 2026 yang berlangsung di SMP Khusus Olahraga Surakarta, Sabtu (10/10/2026). Prestasi tersebut diraih berkat penelitian yang mengungkap tingginya kebiasaan penggunaan ponsel saat berkendara di kalangan mahasiswa.
Riset bertajuk “Kebiasaan Penggunaan Mobilephone saat Berkendara di Kalangan Mahasiswa: Faktor Distraksi dan Potensinya terhadap Kecelakaan Lalu Lintas” tersebut menunjukkan bahwa 78,6 persen dari 143 responden mahasiswa Fakultas Teknik UMS tetap menggunakan ponsel atau earphone saat berkendara, meskipun mereka mengetahui adanya aturan larangan tersebut.
Anggota tim, Muhammad Abiyyu Setyobudi, menjelaskan bahwa penggunaan ponsel di jalan tidak hanya dipicu oleh kebutuhan mendesak, melainkan juga aktivitas harian seperti mengakses navigasi peta dan mendengarkan musik.
“Kami ingin melihat kebiasaan yang dekat dengan kehidupan mahasiswa sendiri. Ternyata, penggunaan HP saat berkendara bukan hanya soal kebutuhan mendesak. Ada yang menggunakannya untuk membuka maps atau sekadar mendengarkan musik,” ujar Abiyyu, Selasa (13/10/2026).
Berdasarkan hasil survei, sebanyak 56,6 persen responden memanfaatkan ponsel untuk mengakses navigasi, sementara 44,1 persen menggunakannya untuk mendengarkan musik. Penggunaan perangkat ini berdampak pada penurunan tingkat kewaspadaan sebesar 66,4 persen. Selain itu, sebanyak 47,6 persen responden mengaku pernah mengalami insiden nyaris celaka, seperti terlambat mengerem atau kendaraan oleng.
Hasil pengolahan data tim juga mencatat kesenjangan yang nyata antara tingkat pengetahuan dan penerapan di lapangan. Indeks kesadaran responden mencapai nilai 72 dari 100, sedangkan indeks perilaku berada di angka 43 dari 100.
“Temuan yang menjadi perhatian kami adalah mahasiswa sebenarnya sudah mengetahui risikonya, tetapi perilakunya belum berubah. Artinya, persoalannya bukan sekadar kurangnya pengetahuan, melainkan bagaimana kesadaran itu diterapkan saat berkendara,” kata Abiyyu.
Sebagai langkah tindak lanjut, tim yang beranggotakan Eva Hana Safitri, Khafidho Takhassunan, dan Muhammad Abiyyu Setyobudi ini berencana menyebarluaskan edukasi keselamatan berkendara melalui media sosial. Kampanye tersebut mengajak pengendara menerapkan tiga langkah sederhana: mengatur peta navigasi sebelum berangkat, mengaktifkan mode hening, dan menyimpan ponsel di dalam tas selama perjalanan.
Keberhasilan riset ini tercapai di bawah pendampingan dosen pembimbing Ir. Nurul Hidayati, S.T., M.Sc., Ph.D. Capaian ini sekaligus menambah deretan prestasi mahasiswa Program Studi Teknik Sipil UMS dalam kompetisi tingkat regional.














