by | 23 Jul 2026 | KabarMu |

Gandeng Fatoni University, UMS Latih Mahasiswa Thailand Bahasa Indonesia Berbasis Media Digital

muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) berbasis media digital di Provinsi Pattani, Thailand Selatan. Kegiatan yang berlangsung pada 18–25 Juli 2026 ini diikuti oleh puluhan siswa sekolah menengah, mahasiswa, serta dosen setempat.

Program ini merupakan hasil kerja sama antara PBSI UMS dan Jabatan Bahasa Melayu dan Bahasa Indonesia (BMBI) Fatoni University. Inisiatif tersebut digelar sebagai langkah konkret untuk memperkuat dan memperluas penggunaan Bahasa Indonesia di kawasan ASEAN, khususnya wilayah Thailand Selatan.

Rektor Fatoni University, Prof. Madya Dr. Ismail Lutfi Japakiya, memberikan dukungan penuh terhadap program ini. Ia menyambut baik kolaborasi tersebut sebagai upaya mempererat hubungan akademik dan kebudayaan antara Fatoni University dan UMS.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Dosen PBSI UMS, Yunus Sulistyono, S.S., M.A., Ph.D., membawakan sejumlah materi, termasuk kuliah umum BIPA, pelatihan keterampilan Master of Ceremony (MC) dan moderator, hingga kursus penulisan artikel ilmiah bereputasi Scopus bagi jajaran dosen Fatoni University.

Puncak acara diisi dengan Kursus BIPA intensif satu hari penuh yang mengintegrasikan empat keterampilan berbahasa: menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Para peserta, yang terdiri atas mahasiswa dan siswa sekolah menengah penutur Melayu Patani, diajak mempraktikkan keterampilan berbahasa Indonesia secara interaktif melalui simulasi podcast, latihan penyiar radio, serta praktik MC.

Yunus menjelaskan bahwa metode berbasis media digital ini sengaja dirancang berbeda dari pembelajaran bahasa konvensional. Peserta dilibatkan secara aktif melalui penggunaan teknologi seperti video, rekaman audio, dan perangkat ponsel pintar.

“Pendekatan ini dipilih untuk menjawab tantangan pembelajaran bahasa asing di kalangan peserta dengan latar belakang kemampuan yang beragam, mulai dari pemula hingga tingkat menengah, sekaligus memperkenalkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa yang relevan dengan dunia komunikasi dan media masa kini,” ujar Yunus, Kamis (23/7/2026).

Pelaksanaan program ini juga melibatkan dosen Jabatan BMBI Fatoni University yang bertindak sebagai fasilitator pendamping sepanjang rangkaian kegiatan.

Melalui keberhasilan program pengabdian masyarakat internasional ini, UMS dan Fatoni University berharap dapat terus memperkokoh kemitraan strategis antar-lembaga, sekaligus mendorong internasionalisasi Bahasa Indonesia di tingkat regional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Jadwal Salat Hari Ini
Memuat lokasi…
Subuh
Terbit
Zuhur
Ashar
Maghrib
Isya
Menuju salat berikutnya:
Subuh menggunakan kriteria Muhammadiyah (-18°).

Artikel terkait