by | 30 Jul 2026 | KabarMu |

Rakornas Fosma PTMA 2026: Wamendiktisaintek Dorong Pengembangan Ekosistem Riset

muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., menegaskan pentingnya pengembangan ekosistem riset di Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA). Penegasan tersebut disampaikan dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Forum Silaturahmi Pimpinan Bidang Kemahasiswaan (Fosma) PTMA 2026 yang digelar di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Selasa (28/7/2026).

Dalam arahannya, Fauzan menilai PTMA memiliki potensi besar dalam dunia penelitian, baik dari segi keragaman bidang riset, kepakaran para akademisi, hingga dampak nyata bagi masyarakat. Menurutnya, potensi tersebut perlu dikapitalisasi agar tidak sekadar menjadi kolaborasi administratif, melainkan kerja bersama yang berdampak luas.

“Kalau potensi-potensi ini dikapitalisasi, maka akan menjadi kekuatan dahsyat. Fosma PTMA perlu didorong untuk menjadi ekosistem yang lebih memberikan manfaat kepada masyarakat luas,” tegas Fauzan.

Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang periode 2018–2024 ini juga memberikan apresiasi atas langkah progresif Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., dalam mengapitalisasi riset. Melalui skema pendampingan (co-funding), komitmen investasi internal sebesar Rp10 miliar berhasil meraih dana padanan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dengan nilai yang sama, sehingga total alokasi dana riset mencapai Rp20 miliar.

Fauzan berharap langkah kapitalisasi tidak berhenti pada riset akademik, tetapi juga merambah ke program pengabdian masyarakat melalui pembentukan konsorsium besar PTMA. Dengan penyatuan gerak antara dosen dan mahasiswa, PTMA diharapkan dapat membentuk kekuatan bersama guna menyelesaikan berbagai persoalan prioritas pembangunan nasional.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., mengungkapkan bahwa PTMA telah berhasil mengamankan total anggaran senilai Rp50 miliar untuk bidang dosen dan kemahasiswaan. Dana tersebut dialokasikan secara khusus untuk mendukung riset, pengabdian masyarakat, serta kegiatan pengembangan talenta yang berorientasi pada dampak nyata.

Harun menekankan bahwa rekam jejak perkembangan PTMA selama ini didukung kuat oleh bidang akademik. Oleh karena itu, ia mendorong agar Fosma PTMA bertransformasi menjadi wadah lahirnya gagasan dan solusi konkret bagi bangsa.

“Harapannya agar pertemuan ke depan bukan hanya semacam forum silaturahmi, tetapi di dalamnya ada inovasi baru yang terkait dengan pengembangan di bidang kemahasiswaan, talenta, dan inovasi,” kata Harun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Jadwal Salat Hari Ini
Memuat lokasi…
Subuh
Terbit
Zuhur
Ashar
Maghrib
Isya
Menuju salat berikutnya:
Subuh menggunakan kriteria Muhammadiyah (-18°).

Artikel terkait