by | 30 Jul 2026 | KabarMu |

UMS Modernisasi Produksi Batik Desa Wisata Jarum Klaten Lewat Teknologi Tepat Guna

muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyerahkan bantuan teknologi tepat guna kepada para perajin batik di Desa Wisata Jarum, Kabupaten Klaten, Jumat (17/7/2026). Langkah ini dilakukan untuk memodernisasi proses produksi batik, meningkatkan efisiensi, serta menciptakan lingkungan kerja yang aman dan ergonomis bagi pelaku industri kreatif daerah.

Inovasi tersebut merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat skema Pemberdayaan Mitra Usaha Produk Unggulan Daerah (PM-UPUD) yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Program ini turut mendapat dukungan penuh dari Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Klaten.

Ketua Program Pengabdian Masyarakat PM-UPUD UMS, Dr. Aflit Nuryulia Praswati, S.Sos., S.E., M.M., CMA., menyampaikan bahwa penerapkan teknologi tepat guna menjadi solusi nyata kampus dalam menjawab tantangan spesifik perajin di lapangan.

“Penerapan teknologi tepat guna merupakan salah satu bentuk komitmen perguruan tinggi untuk menghadirkan solusi yang dapat langsung dimanfaatkan masyarakat. Melalui inovasi ini, kami berharap produktivitas dan daya saing batik Desa Wisata Jarum semakin meningkat,” ujar Aflit, Rabu (29/7/2026).

Sebelumnya, para perajin batik di Desa Wisata Jarum menghadapi sejumlah tantangan produksi, seperti penggunaan tungku konvensional yang minim aspek keselamatan kerja, fasilitas duduk yang kurang ergonomis sehingga memicu kelelahan, hingga proses pelorotan lilin (nglorot) yang membutuhkan waktu dan tenaga besar.

Menjawab tantangan tersebut, Tim UMS secara simbolis menyerahkan sejumlah perangkat modern, di antaranya alat melting wax untuk melunturkan malam (wax) pada kain serta tungku pengukus batik ecoprint. Setelah penyerahan, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan perawatan alat agar dapat dioperasikan secara optimal.

Kepala Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disbudporapar Kabupaten Klaten, Dwi Murwanti, S.E., M.Si., menyambut positif sinergi strategis antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat tersebut. Ia mengapresiasi bantuan alat yang dinilai sangat presisi dengan kebutuhan perajin batik lokal.

“Teknologi yang kami terima sangat sesuai dengan kebutuhan para perajin. Kami optimistis alat-alat ini akan membuat proses produksi menjadi lebih cepat, lebih aman, lebih nyaman, dan mampu meningkatkan kualitas batik yang kami hasilkan,” kata Dwi.

Melalui modernisasi ini, UMS berharap dapat terus mendorong hilirisasi hasil pengabdian masyarakat. Program ini sekaligus menjadi langkah konkret dalam menguatkan potensi ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal agar para perajin mampu menghasilkan produk berkualitas tinggi dengan nilai jual yang lebih berdaya saing.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Jadwal Salat Hari Ini
Memuat lokasi…
Subuh
Terbit
Zuhur
Ashar
Maghrib
Isya
Menuju salat berikutnya:
Subuh menggunakan kriteria Muhammadiyah (-18°).

Artikel terkait