by | 25 Sep 2026 | KabarMu |

Rektor UMS Tawarkan Beasiswa S2-S3 di Gathering Malibujari, Bebas Biaya hingga 100 Persen

muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkomitmen mengalokasikan anggaran beasiswa mencapai Rp44 miliar untuk seluruh jenjang pendidikan. Langkah ini mencakup penawaran skema beasiswa Magister (S2) dan Doktor (S3) bagi para wisudawan unggulan yang ingin melanjutkan studi di kampus setempat.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., dalam acara Gathering Malibujari (Mahasiswa Lintas Budaya Luar Jawa dan Luar Negeri) yang berlangsung di Gedung Induk Siti Walidah, Jumat (25/9).

“Yang diberikan beasiswa itu hanya yang sarjana, magister, dan doktor,” ujar Harun dalam sambutannya.

Selain beasiswa akademik kelanjutan studi, UMS juga menyiapkan skema apresiasi khusus berupa potongan hingga 100 persen biaya kuliah. Fasilitas ini ditujukan bagi keluarga yang mempercayakan pendidikan beberapa anaknya sekaligus di UMS.

Ade Irmanopaliza, mahasiswa Magister Pendidkan Matematika UMS, membagikan kesannya selama berkuliah di UMS.

Ade Irmanopaliza, mahasiswa Magister Pendidkan Matematika UMS, membagikan kesannya selama berkuliah di UMS.

Skema beasiswa ini menyasar talenta unggulan kampus, salah satunya Ade Irmanopaliza. Mahasiswa asal Pagar Alam, Sumatra Barat, ini merupakan penerima beasiswa Magister Pendidikan Matematika di UMS yang berminat melanjutkan pendidikan ke tingkat tertinggi.

“Kalau Allah mudahkan, saya sanggup dan siap berusaha lanjut ke jenjang berikutnya,” ungkap Ade saat merespons pemaparan Rektor mengenai peluang beasiswa doktoral.

Harun menjelaskan, pemberian beasiswa ini berlandaskan falsafah taawun (saling menolong) untuk mencetak SDM berkualitas yang siap mengabdi. Lulusan program magister dan doktoral UMS nantinya disalurkan menjadi tenaga pendidik di Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) yang tersebar di berbagai kawasan Indonesia, mulai dari Aceh, Sumatra Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Papua.

Langkah ini menegaskan arah kebijakan UMS dalam memperluas jejaring pengabdian dan memperkuat kapasitas institusi pendidikan secara kolektif di tanah air.

“Filosofinya, UMS ingin lari jauh secara bersama-sama, bukan ingin lari cepat sendirian,” pungkas Harun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Artikel terkait