muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Tim Pengabdi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan pendampingan komprehensif bagi unit usaha Zahin Snack yang dikelola Pimpinan Ranting Pemuda Muhammadiyah (PRPM) Blagung, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, pada Minggu (11/10/2026). Langkah ini dilakukan untuk mengakselerasi kemandirian ekonomi persyarikatan di tingkat akar rumput melalui modernisasi tata kelola dan pemanfaatan teknologi tepat guna.
Program bertajuk “Pendampingan Pengelolaan Keuangan, Penentuan Harga, dan Pemasaran Produk Zahin Snack Berbasis Teknologi” ini didanai penuh oleh Deputi Pengabdian Masyarakat dan Hilirisasi, Direktorat Riset, Pengabdian Masyarakat, Publikasi, dan Sentra Kekayaan Intelektual (DRPPS) UMS. Kegiatan tersebut dirancang sebagai wujud implementasi Catur Dharma Perguruan Tinggi sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin pengentasan kemiskinan serta pertumbuhan ekonomi yang layak.

Ketua Tim Pengabdi UMS, Dr. Eskasari Putri, S.E., M.Si., Akt., mengungkapkan bahwa Zahin Snack memiliki potensi ekonomi yang besar melalui olahan makanan ringan berbahan baku lokal seperti keripik singkong, keripik tempe, keripik usus, dan balung kethek. Namun, analisis situasi menunjukkan bahwa pengelolaan usaha masih menghadapi kendala krusial pada aspek operasional.
“Zahin Snack memiliki ghirah ekonomi yang luar biasa di tingkat ranting. Namun, tanpa sistem tata kelola dan pencatatan yang akuntabel, usaha akan sulit berkembang dan rentan mengalami stagnasi. Pendampingan ini hadir untuk memberikan sentuhan teknologi tepat guna dan manajemen modern agar Zahin Snack mampu naik kelas serta mandiri secara ekonomi,” ujar Eskasari pada Senin (12/10/2026).

Guna mengatasi kendala tersebut, tim pakar UMS menerapkan strategi pendampingan intensif yang mencakup lima pilar utama, yaitu:
Internalisasi AIK: Penanaman nilai amanah, transparansi, kehalalan, serta penghindaran praktik ribawi dan gharar dalam operasional bisnis.
Standardisasi Produk dan Gizi: Pengolahan makanan sehat rendah lemak, pencantuman Informasi Nilai Gizi (ING), dan pemenuhan izin edar di bawah bimbingan pakar gizi.
Penertiban Keuangan: Penerapan pencatatan keuangan digital menggunakan Microsoft Excel dan Google Sheets, serta perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) secara rinci.
Pemasaran Digital dan IPTEKS: Penyerahan hibah mesin pengemas Continuous Band Sealer POWERPACK SFR-800LW/P, optimalisasi media sosial, serta pendaftaran Google My Business.
Tata Kelola Usaha (GCG): Edukasi kepemilikan NIB, NPWP, dan pemisahan rekening kas pribadi dengan kas usaha untuk mempermudah akses permodalan.
Pelaksanaan program interdisiplin ini turut melibatkan sepuluh mahasiswa UMS melalui skema rekognisi Satuan Kredit Semester (SKS) Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), seperti KKN Tematik dan pengabdian masyarakat.
Melalui pendampingan berkelanjutan ini, UMS menargetkan pembentukan laporan keuangan bulanan yang standar, penentuan HPP yang presisi, serta peningkatkan omzet penjualan mitra hingga 20 persen guna menjadikan Zahin Snack sebagai pilar pendorong keberlanjutan dakwah ekonomi Muhammadiyah di Ranting Blagung.














