by | 12 Oct 2026 | KabarMu |

Guru Besar UMS Paparkan Pemanfaatan AI dalam Forensik di Konferensi Internasional Uzbekistan

muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Muhammadiyah Surakarta, Prof. Dr. Aidul Fitriciada Azhari, M.Hum., memaparkan perkembangan pemanfaatan kecerdasan buatan dan teknologi digital dalam ilmu forensik Indonesia pada konferensi internasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Kehakiman Republik Uzbekistan.

Dalam forum bertajuk Trends and Prospects for the Development of Forensic Science yang berlangsung secara daring pada Kamis (8/10/2026), Aidul menyampaikan materi berjudul The Use of Digital Technology and Artificial Intelligence in Forensic Expertise: Lessons from Indonesia.

Aidul menjelaskan bahwa praktisi hukum di Indonesia telah mengembangkan pemanfaatan bukti elektronik dan teknologi digital untuk mendukung proses pembuktian, termasuk penggunaan biometrik dan analisis deepfake di lingkungan kepolisian. Namun, ia menilai perkembangan praktik teknis tersebut belum diimbangi oleh kerangka regulasi yang secara khusus mengatur penggunaan kecerdasan buatan.

Perkembangan pengakuan bukti elektronik di Indonesia saat ini mengacu pada empat landasan utama, yaitu putusan Mahkamah Konstitusi pada 2016, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi, serta Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana 2025.

Di hadapan peserta dari berbagai negara seperti Inggris, Amerika Serikat, Rusia, Hungaria, dan India, Aidul menekankan bahwa penggunaan teknologi dalam pembuktian hukum harus tetap menjunjung tinggi prinsip hukum dan perlindungan hak warga negara guna mencegah penyalahgunaan kewenangan.

Ia menambahkan bahwa hasil analisis kecerdasan buatan maupun teknologi digital tidak dapat dinilai secara mandiri tanpa keterlibatan manusia. Bukti digital tetap memerlukan pengujian oleh ahli dalam proses peradilan untuk menilai keandalan, integritas, serta relevansinya sebelum dijadikan dasar pertimbangan hukum.

Partisipasi dalam konferensi tingkat kementerian ini diharapkan dapat memperluas jejaring kerja sama internasional Universitas Muhammadiyah Surakarta dengan institusi pemerintahan di luar negeri, melengkapi hubungan akademik yang telah terjalin dengan sejumlah perguruan tinggi di Uzbekistan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Artikel terkait