by | 12 Oct 2026 | KabarMu |

Bawa Isu Advokasi PLTSa Putri Cempo, Mahasiswa UMS Raih Most Inspiring Participant FLS 2026

muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Mahasiswa Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Jody Julian Putra Caesar, berhasil meraih penghargaan Most Inspiring Participant dalam ajang Future Leader Summit 2026 yang berlangsung pada 7–9 Oktober 2026 di BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata, Depok.

Penghargaan tingkat nasional dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tersebut diraih berkat gagasan advokasi lingkungan yang menyoroti polemik Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Putri Cempo Surakarta serta urgensi perlindungan bagi pekerja informal di sektor persampahan.

Dalam forum tersebut, Jody mendorong pengakuan terhadap pemulung sebagai pahlawan lingkungan yang perlu diintegrasikan ke dalam sistem pengelolaan sampah terpadu. Pengakuan ini dinilai harus diwujudkan melalui langkah konkret, seperti penyediaan jaminan sosial, jaminan kesehatan, dan alat pelindung diri.

“Penghargaan ini bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan pengingat bahwa suara akar rumput, seperti para pemulung di Putri Cempo, harus mendapatkan ruang terhormat dalam kebijakan transisi energi kita. Saya berharap advokasi ini bisa mendorong kebijakan yang lebih inklusif dan berkeadilan lingkungan,” ujar Jody, Senin (12/10/2026).

Ketertarikan mantan Ketua BEM Surakarta ini terhadap isu Putri Cempo bermula sejak 2024 saat berkolaborasi dengan Aliansi Jurnalis Independen Solo. Dalam advokasinya, Jody turut menyoroti dampak kesehatan pada kelompok rentan di sekitar PLTSa, seperti anak-anak yang mengalami infeksi saluran pernapasan akut, serta persoalan kompensasi masyarakat terdampak yang belum terselesaikan sejak 1986.

Selain masalah persampahan, Jody membawa gagasan pengelolaan pangan berlebih melalui gerakan Care Food Solo. Pendekatan penyelamatan pangan ini dirancang untuk menyalurkan makanan layak konsumsi kepada pihak yang membutuhkan sekaligus menekan emisi gas metana di tempat pemrosesan akhir.

Sebelum menorehkan prestasi di Future Leader Summit 2026, Jody juga memaparkan praktik pengelolaan pangan berlebih tersebut saat menjadi pembicara pada Organic and Climate Regional Asia Pacific Congress di Jakarta pada 25 September 2026. Melalui seluruh rangkaian advokasi ini, ia mendorong mahasiswa untuk terus peka dan menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat termarginalkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Artikel terkait