by | 22 Jul 2026 | KabarMu |

Dorong Kampus Berkelanjutan, UMS Perkuat Sinergi SDGs Bersama Pemda dan UI GreenMetric

muhammadiyahkaranganyar.or.id, SURAKARTAUniversitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Direktorat Reputasi, Kemitraan, dan Urusan Internasional (DRKUI) menggelar Seminar Pengelolaan Tata Kelola Kampus Berkelanjutan dan Sinergi Perguruan Tinggi-Pemerintah Daerah dalam Mendukung Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) pada Selasa (21/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Amphitheater Abu Bakar, Fakultas Kedokteran UMS tersebut digelar untuk meningkatkan pemahaman mengenai tata kelola kampus berkelanjutan sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pencapaian SDGs.

Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., menegaskan bahwa implementasi SDGs di lingkungan perguruan tinggi perlu dibangun secara menyeluruh, mulai dari langkah preventif, kuratif, hingga diinternalisasi menjadi budaya organisasi.

“Nah, supaya ke depan akan menjadi ekosistem penting, SDGs ini bukan hanya bagi tata kelola di penyelenggaraan perguruan tinggi, tetapi juga bagi masyarakat luas,” ujar Harun.

Harun menjelaskan, UMS berkomitmen mendukung SDGs melalui pelaksanaan catur dharma perguruan tinggi yang mencakup pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK). Ia menambahkan bahwa UMS memiliki tiga peran utama, yakni memberikan arah kebijakan, menggerakkan sivitas akademika, serta menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat melalui inovasi kawasan ekosistem kampus.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Kepala UI GreenMetric, Dr. Abellia Anggi Wardani, menyampaikan bahwa konsep kampus berkelanjutan tidak hanya diukur dari ruang terbuka hijau atau efisiensi energi semata, melainkan berakar pada tata kelola yang baik (good governance).

Menjelaskan lebih rinci, Manager of Operations, Data, and Service Development UI GreenMetric, Rahmi, S.Hum., M.Sc., Ph.D., menekankan bahwa transformasi keberlanjutan yang hakiki harus masuk ke dalam kebijakan, rencana strategis, anggaran, pengadaan, hingga kurikulum dan evaluasi kinerja. Menurut Rahmi, terdapat empat aspek utama keberlanjutan yang harus berjalan simultan, yaitu aspek lingkungan, akademik, tata kelola, dan dampak sosial.

Direktur DRKUI UMS, Nurgiyatna, Ph.D., berharap seminar ini dapat memperkuat kesadaran dan kolaborasi antara UMS dengan pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Kota Surakarta dan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo.

Dukungan pemerintah daerah turut dipaparkan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Surakarta, Dian Rineta, S.T., M.Si., yang menjelaskan pemanfaatan sistem data terpadu SoloData sebagai fondasi pemantauan capaian SDGs. Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sukoharjo, Drs. Rudiyanto, M.Si., memaparkan tantangan dan program prioritas pembangunan daerah yang berkaitan dengan lingkungan hidup.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Jadwal Salat Hari Ini
Memuat lokasi…
Subuh
Terbit
Zuhur
Ashar
Maghrib
Isya
Menuju salat berikutnya:
Subuh menggunakan kriteria Muhammadiyah (-18°).

Artikel terkait