muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta menggelar edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat bagi siswa kelas 2A Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Gedongan, Colomadu, Karanganyar.
Kegiatan yang dikemas dalam program Gerakan Sekolah Ceria: Cerdas Sains, Sehat, dan Peduli Lingkungan ini memanfaatkan eksperimen sains interaktif menggunakan sabun dan glitter untuk mempraktikkan tata cara cuci tangan yang benar.
Ketua kegiatan, Anisa Dewi Rahayu, S.Si., menjelaskan bahwa penggunaan glitter bertujuan memberikan gambaran visual mengenai penularan mikroorganisme melalui kontak fisik serta pentingnya membilas tangan menggunakan sabun.
“Glitter digunakan sebagai ilustrasi sederhana untuk menggambarkan bagaimana mikroorganisme dapat berpindah melalui kontak tangan,” ujar Anisa, Minggu (11/10/2026).
Ia menegaskan bahwa agenda ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran peserta didik mengenai pentingnya membiasakan perilaku mencuci tangan secara tepat demi mencegah penyebaran penyakit sejak dini.
Melalui eksperimen tersebut, para siswa diajak mengamati secara langsung perbedaan kondisi tangan sebelum dan sesudah dibersihkan dengan sabun. Siswa juga terlibat aktif dalam peragaan langsung sehingga materi kebersihan tidak hanya diserap secara teoritis, tetapi juga dipahami melalui pengalaman langsung.
Kegiatan yang telah berlangsung pada Rabu (30/9/2026) ini dimotori oleh Anisa Dewi Rahayu, S.Si., dan Nindy Samira Rahmi, S.Si., dengan pendampingan dari dosen Farmasi apt. Wahyu Utami, M.Si., Ph.D. Pelaksanaan program ini turut melibatkan 13 mahasiswa dari jenjang S1, S2, dan S3 Farmasi UMS.
Program yang menjadi bagian dari Pengabdian Masyarakat Berbasis Pengembangan Persyarikatan Muhammadiyah ini diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan pada anak, sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap lingkungan sekolah dan masyarakat.














