by | 24 Jul 2026 | KabarMu |

Mahasiswa Fisioterapi UMS Lakukan Skrining Fleksibilitas 120 Lansia di Puskesmas Bulu

muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Sebanyak 120 lansia mengikuti kegiatan senam dan skrining fleksibilitas tubuh menggunakan Sit and Reach Test di Puskesmas Bulu, Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan yang berlangsung dalam rangka Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) ini digelar oleh 13 mahasiswa Praktik Profesi Fisioterapis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sebagai bentuk upaya promotif dan preventif kesehatan masyarakat.

Rangkaian acara yang diinisiasi pada 15 Juli 2026 tersebut bertujuan untuk mendorong para lansia menjaga fleksibilitas fisik sebagai kunci utama mencapai penuaan yang sehat dan mandiri.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Febri Dwi Kristanto, menyampaikan bahwa program ini menjadi sarana penerapan ilmu fisioterapi secara langsung di lapangan, mulai dari tahap pemeriksaan, penyampaian edukasi, hingga interaksi langsung dengan warga usia lanjut.

“Melalui kegiatan ini kami belajar memberikan pelayanan fisioterapi secara langsung kepada masyarakat, mulai dari melakukan pemeriksaan, memberikan edukasi, hingga membangun komunikasi yang baik dengan para lansia. Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga fleksibilitas tubuh sebagai bagian dari penuaan yang sehat,” ujar Febri, Jumat (24/7/2026).

Kegiatan diawali dengan sesi senam lansia menggunakan gerakan yang aman, sederhana, dan mudah diikuti. Setelahnya, para mahasiswa melakukan skrining Sit and Reach Test untuk mengukur tingkat kelenturan otot punggung bawah dan hamstring peserta. Hasil tes dicatat dan dijelaskan secara personal, lalu dilanjutkan dengan panduan latihan peregangan mandiri di rumah.

Fleksibilitas yang terjaga dinilai penting untuk menunjang aktivitas harian lansia, seperti berjalan, membungkuk, mengambil barang, dan bangkit dari duduk, sekaligus mengurangi risiko kekakuan otot.

Pembina Prolanis Kecamatan Bulu, Bu Lisa, memberikan apresiasinya atas kolaborasi tersebut. Menurutnya, hadirnya pemeriksaan fisik langsung dari mahasiswa UMS memberikan nilai tambah bagi peserta Prolanis.

“Adanya pemeriksaan fleksibilitas membuat kegiatan Prolanis menjadi lebih lengkap karena peserta memperoleh edukasi sekaligus mengetahui kondisi tubuhnya. Harapannya para lansia semakin termotivasi untuk tetap aktif bergerak dan menjaga kesehatannya,” kata Lisa.

Sementara itu, Clinical Educator Praktik Profesi Fisioterapis UMS, Warsino, AMF., menjelaskan bahwa Sit and Reach Test merupakan metode asesmen sederhana yang efektif di tingkat pelayanan kesehatan primer untuk memberikan rujukan latihan fisik yang tepat bagi lansia.

Melalui sinergi antara UMS, Puskesmas Bulu, dan Program Prolanis Kecamatan Bulu, kegiatan promotif-preventif ini diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan demi mewujudkan lansia yang aktif, sehat, dan mandiri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Jadwal Salat Hari Ini
Memuat lokasi…
Subuh
Terbit
Zuhur
Ashar
Maghrib
Isya
Menuju salat berikutnya:
Subuh menggunakan kriteria Muhammadiyah (-18°).

Artikel terkait