muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Direktorat Reputasi, Kemitraan, dan Urusan Internasional (DRKUI) memperluas jejaring akademik internasional dengan menjajaki kerja sama strategis bersama Liaoning University, China. Penjajakan tersebut dilakukan melalui kunjungan langsung ke Kota Shenyang, Provinsi Liaoning, pada 28–29 September 2026 untuk menindaklanjuti Memorandum of Understanding (MoU) antar kedua lembaga.
Kerja sama ini mencakup berbagai peluang program akademik, mulai dari pertukaran mahasiswa (student exchange), pertukaran dosen (lecturer exchange), program jangka pendek (short course), hingga beasiswa bagi mahasiswa UMS.
Kasubdit Pengembangan Kemitraan Akademik dan Mobilitas DRKUI UMS, Hepy Adityarini, S.Pd., M.A., Ph.D., menyampaikan bahwa salah satu fokus utama pembahasan adalah keikutsertaan mahasiswa UMS dalam summer programyang didukung oleh pemerintah China. Program ini memfasilitasi mahasiswa internasional untuk mempelajari bahasa dan budaya China dalam kurun waktu singkat.
“Jadi kita berharap tahun depan Liaoning bisa mengajukan atau mengikutsertakan kita dalam scholarship untuk summer program. Biasanya programnya sekitar Juli-Agustus dan bersifat short-term,” ujar Hepy, Sabtu (3/10/2026).
Selain summer program, kedua pihak turut menjajaki skema double degree khusus untuk Program Studi Manajemen. Kendati demikian, skema double degree tersebut masih memerlukan pembahasan teknis lebih lanjut sebelum direalisasikan.
Dalam agenda kunjungan tersebut, delegasi UMS juga menggelar pertemuan khusus dengan jajaran International School Liaoning University. Unit ini berperan mengelola seluruh kebutuhan mahasiswa asing di kampus tersebut, sekaligus memberikan kejelasan informasi mengenai skema beasiswa internasional yang dapat diakses mahasiswa UMS.

Inisiasi kerja sama ini berawal dari kunjungan perwakilan Liaoning University ke kampus UMS pada Mei 2026, yang kemudian dilanjutkan melalui komunikasi daring secara berkala. Kunjungan balasan UMS ke Shenyang membawa dokumen kesepakatan resmi untuk disahkan dan ditindaklanjuti bersama.
Langkah ini menjadi tonggak sejarah penting bagi kedua perguruan tinggi. Kerja sama dengan UMS tercatat sebagai salah satu hubungan kelembagaan pertama yang dijalin Liaoning University dengan perguruan tinggi asal Indonesia.















