muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi membuka peluang kolaborasi akademis tingkat global melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan dua perguruan tinggi terkemuka asal Bangladesh, yakni School of Pharmacy University of Asia Pacific (UAP) dan Faculty of Pharmacy University of Dhaka. Langkah strategis ini memperkuat komitmen UMS dalam meningkatkan kualitas tridharma perguruan tinggi di kancah internasional.
Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Fakultas Farmasi UMS, apt. Peni Indrayudha, Ph.D., mengungkapkan bahwa kesepakatan internasional tersebut berfokus pada berbagai program pengembangan akademik yang komprehensif. Kemitraan global ini diproyeksikan akan mencakup program pertukaran mahasiswa dan dosen, riset kolaboratif, publikasi ilmiah bersama, penyelenggaraan seminar internasional, hingga pengabdian masyarakat lintas negara.
“Penandatanganan MoU ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi berbagai program kerja sama yang saling menguntungkan, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Peni saat dihubungi pada Kamis (25/6/2026).

Ia menambahkan, perluasan jejaring internasional ini menjadi bagian integral dari target Fakultas Farmasi UMS untuk mendongkrak mutu lulusan sekaligus memperluas eksposur global bagi seluruh civitas academica. Adanya kemitraan aktif dengan instansi luar negeri dinilai akan memberi kesempatan bagi dosen dan mahasiswa untuk saling bertukar ilmu dan berinteraksi secara intensif di bidang kefarmasian.
Prosesi penandatanganan kesepakatan itu sendiri telah berlangsung pada Senin (15/6/2026) lalu. Dari pihak UMS, seremoni dihadiri oleh Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Riset Dr. apt. Arifah Sri Wahyuni, M.Sc., bersama Wakil Dekan III apt. Peni Indrayudha, Ph.D.
Sementara itu, delegasi tinggi dari Bangladesh yang hadir langsung meliputi Professor and Acting Vice Chancellor UAP Prof. Dr. Mohiuddin Ahmed Bhuiyan, Dean School of Pharmacy UAP Prof. Dr. Mohammad Shahriar, serta Dean Faculty of Pharmacy University of Dhaka Prof. Dr. Md. Selim Reza.
Para delegasi asal Bangladesh menyampaikan apresiasi mendalam atas penyambutan yang diberikan oleh manajemen UMS. Mereka menegaskan optimisme tinggi bahwa program kemitraan kolaboratif yang terstruktur ini mampu memberikan dampak nyata dalam kemajuan ilmu farmasi dan pelayanan kesehatan, baik di tingkat regional maupun internasional.
Melalui kemitraan strategis ini, Fakultas Farmasi UMS kian mengukuhkan posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul dan memiliki daya saing global, sejalan dengan visi akselerasi mutu akademis Muhammadiyah secara luas. (Gede/Humas)















