Perkuat Peran Kader Muda, PCM Kebakkramat Gelar Kajian Angkatan Muda Muhammadiyah

muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebakkramat menggelar Kajian Angkatan Muda Muhammadiyah di Gedung Dakwah PCM Kebakkramat, Karanganyar, Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini diselenggarakan guna merawat kaderisasi serta meningkatkan peran aktif dan jiwa kepemimpinan Islam generasi muda di wilayah Kebakkramat.

Acara yang berlangsung mulai pukul 12.30 hingga 15.00 WIB (17 Jumadil Awal 1448 H) tersebut dihadiri oleh puluhan peserta. Para peserta merupakan pelajar domisili Kebakkramat yang diutus dari sekolah-sekolah Muhammadiyah, di antaranya SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar, SMK Muhammadiyah 2 Karanganyar, dan SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar.

Ketua PCM Kebakkramat, Paryono, dalam sambutannya menegaskan pentingnya konsistensi dan dorongan semangat bagi generasi muda untuk senantiasa terlibat aktif dalam persyarikatan. Ia menyampaikan bahwa keberlanjutan dakwah Muhammadiyah berada di tangan para pelajar dan pemuda.

“Kajian Angkatan Muda Muhammadiyah ini diselenggarakan sebagai langkah nyata PCM Kebakkramat untuk merawat dan meningkatkan peran aktif kader muda. Kita ingin para pelajar tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial serta jiwa kepemimpinan Islam yang kuat di tengah masyarakat,” tegas Paryono.

Hadir sebagai penceramah utama, Ketua Umum Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Jawa Tengah, Muh Abdul Lathif Maftuh, menyampaikan paparan materi yang menggugah semangat para peserta. Dalam kajiannya, Abdul Lathif menekankan bahwa dunia saat ini tidak kekurangan orang pintar, melainkan merindukan mereka yang memiliki kepedulian.

Ia mengingatkan bahwa tugas seorang pelajar tidak boleh terbatas hanya pada dinding kelas, lembar buku teks, atau angka-angka di kertas raport.

“Ilmu yang kita pelajari hari ini adalah bahan bakar, namun aksi nyatalah yang menjadi mesin penggeraknya. Di sinilah peran kita diuji: apakah kita memilih menjadi penonton masa depan yang pasif, atau mengambil kemudi sebagai penggerak perubahan?” ujar Abdul Lathif di hadapan peserta.

Lebih lanjut, Abdul Lathif mengingatkan kembali nilai dasar perjuangan Muhammadiyah yang diletakkan oleh KH.Ahmad Dahlan melalui teologi amal usaha, di mana keimanan harus diwujudkan dalam bentuk kemanfaatan sosial secara nyata.

“Sebagai pelajar yang bernaung di bawah panji matahari Muhammadiyah, panggilan untuk berdampak memiliki akar yang sangat dalam. KH. Ahmad Dahlan mendirikan persyarikatan ini dengan teologi amal usaha—keyakinan bahwa iman harus hadir membawa manfaat sosial. Nilai inilah yang harus diwarisi oleh pelajar Muhammadiyah: menjadi manusia berkemajuan yang menatap masa depan dengan optimisme, kreativitas, dan kepedulian tinggi,” imbuhnya.

Mengakhiri paparan kajiannya, Ketua Umum PW IPM Jateng tersebut mengimbau seluruh pelajar untuk membuktikan nilai-nilai berkemajuan melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan positif dan organisasi otonom (ortom) Muhammadiyah,seperti Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Hizbul Wathan (HW), Nasyiatul Aisyiyah (NA), maupun Pemuda Muhammadiyah.

Kontributor: Agus S

Editor: Asef Dwi Nugroho, S.I.Kom.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Artikel terkait