by | 23 Jul 2026 | KabarMu |

Cegah Generasi Alpha Ketergantungan Gadget, Pakar UMS Soroti Peran Parenting Orang Tua

muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Momen peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 menjadi pengingat penting bagi para orang tua untuk mengevaluasi pola pengasuhan (parenting) di tengah pesatnya era digital. Dosen Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dr. Junita Dwi Wardhani, M.Ed., menekankan krusialnya pembatasan dan pendampingan khusus penggunaan teknologi pada anak usia dini.

Imbauan tersebut disampaikannya menyikapi maraknya fenomena sikap individualistis dan menurunnya kontak sosial langsung pada Generasi Alpha—sebutan bagi anak-anak yang lahir dan tumbuh berdampingan langsung dengan kemajuan teknologi.

Junita menjelaskan bahwa saat ini telah terjadi pergeseran fungsi gadget secara signifikan. Berbeda dari generasi terdahulu yang menjadikan teknologi sebatas alat bantu, Generasi Alpha cenderung menjadikan perangkat digital sebagai teman akrab hingga kebutuhan primer.

“Adanya teknologi yang berkembang pesat dan mudah dijangkau oleh anak dapat memengaruhi emosi generasi saat ini,” terang Junita, Rabu (22/7/2026).

Menurutnya, sifat teknologi yang interaktif satu arah dapat mengganggu proses belajar alamiah anak usia dini yang seharusnya ditopang oleh kemampuan sensorik dan motorik. Interaksi langsung dengan manusia dinilai jauh lebih efektif membentuk emosi yang sehat karena melatih pemahaman inderawi secara kompleks. Sebaliknya, paparan gadget yang berlebihan justru dapat “menidurkan” fungsi penginderaan anak.

Terkait maraknya fenomena anak yang kerap tantrum saat dihentikan bermain gadget, Junita menilai hal tersebut terjadi karena perangkat digital memberikan stimulus menyenangkan tanpa respon menghakimi, sementara regulasi emosi anak belum berkembang matang. Untuk mengatasi hal ini, ia mendorong adanya kesepakatan tegas antara orang tua dan anak mengenai batasan durasi bermain.

Lebih jauh, ia menguraikan beberapa langkah konkrit yang dapat diterapkan orang tua dalam membimbing Generasi Alpha, antara lain:

  • Edukasi Parenting: Orang tua dituntut memahami karakteristik Generasi Alpha yang aktif, adaptif terhadap teknologi, dan sangat ekspresif agar potensi positif anak tidak tergerus dampak negatif media digital.

  • Aktivitas Sensori-Motorik Alami: Mengalihkan ketergantungan gadget melalui permainan sederhana yang melibatkan interaksi fisik dan pengalaman empiris di lingkungan sekitar.

  • Sinergi Guru dan Orang Tua: Membangun kolaborasi yang harmonis antara pendidikan karakter di sekolah dan pengasuhan konsisten di rumah.

  • Pendekatan Kultural dan Empati: Memberikan perhatian, komunikasi intensif, serta kasih sayang nyata agar anak merasa nyaman menjadikan keluarga sebagai ruang aman utama, bukan media sosial atau perangkat elektronik.

Melalui penguatan pola pengasuhan yang tepat pada masa emas (golden age), potensi anak diharapkan dapat terasah maksimal tanpa mengorbankan kesehatan mental dan karakter sosial mereka di masa depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Jadwal Salat Hari Ini
Memuat lokasi…
Subuh
Terbit
Zuhur
Ashar
Maghrib
Isya
Menuju salat berikutnya:
Subuh menggunakan kriteria Muhammadiyah (-18°).

Artikel terkait