by | 10 Oct 2026 | KabarMu |

Gelar Health Innovation Hackathon 2026, UMS Siapkan Pendanaan Ratusan Juta Rupiah

muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi menjadi salah satu dari 17 perguruan tinggi penyelenggara Health Innovation Hackathon 2026, sebuah program inovasi berbasis teknologi yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Pendaftaran program ini telah dibuka dan akan berlangsung hingga 15 Oktober 2026.

Ketua Tim Task Force Program Hackathon 2026 UMS, Prof. Dr. Ir. Suranto, S.T., M.M., M.Si., IPU., menyampaikan bahwa ajang ini dirancang untuk menyelesaikan permasalahan nyata di sektor kesehatan, obat, dan industri melalui kolaborasi lintas disiplin ilmu.

“Program Hackathon ini terbuka bagi dosen, mahasiswa, praktisi, dan profesional dari berbagai bidang keahlian, atau multidisiplin, agar para peserta didorong dan dapat berkolaborasi dalam tim lintas ilmu untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi mitra,” ujar Suranto, Sabtu (10/10/2026).

Pada ajang ini, UMS menargetkan keikutsertaan 15 kelompok peserta, di mana setiap kelompok terdiri atas 3 hingga 6 orang. Dari total peserta yang berpartisipasi, panitia akan memilih lima kelompok terbaik sebagai pemenang. Pihak penyelenggara menyiapkan total dana pengembangan mencapai ratusan juta rupiah yang penentuannya disesuaikan dengan kebutuhan biaya inovasi masing-masing tim.

Dalam mekanisme pendaftaran, peserta tidak diwajibkan membawa purwarupa (prototype) yang sudah jadi. Gagasan yang diajukan cukup berangkat dari studi kasus atau permasalahan riil yang dihadapi oleh mitra industri maupun fasilitas kesehatan.

Setelah dinyatakan lolos seleksi awal, peserta akan mendapatkan pembekalan dan pendampingan untuk mematangkan ide menjadi produk fisik atau perangkat lunak (software). Inovasi tersebut kemudian diujicobakan secara langsung bersama mitra terkait.

Tak berhenti pada tahap purwarupa, UMS berkomitmen memberikan pendampingan lanjutan guna mendorong hilirisasi dan komersialisasi produk inovasi yang dihasilkan. Saat ini, skema kerja sama seperti pembagian pendapatan, royalti, hingga hak eksklusif penggunaan inovasi oleh mitra sedang disiapkan oleh tim pengelola.

Masyarakat serta akademisi yang berminat mengikuti Health Innovation Hackathon 2026 dapat mengakses informasi persyaratan lengkap dan formulir pendaftaran melalui laman resmi https://ihub.ums.ac.id/hackathon

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Artikel terkait