muhammadiyahkaranganyar.or.id, BANYUMAS — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Banyumas mencetak momentum besar dalam penguatan dakwah dengan menggelar agenda jamak secara serentak pada Ahad (12/7). Sebanyak delapan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) di wilayah Banyumas melaksanakan Pengajian Selapanan yang dirangkai dengan peresmian tiga masjid, peresmian asrama santri, pengukuhan dua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), serta penerimaan wakaf tanah.
Rangkaian kegiatan ini dipusatkan untuk memperkuat infrastruktur keumatan dan menghidupkan syiar Islam di akar rumput. Adapun tiga rumah ibadah yang resmi dibuka adalah Masjid Assalam (PCM Baturraden), Masjid Ibrahim al-Aziz (PCM Sumbang), dan Masjid Zubair bin Awwam (PCM Wangon). Pada saat yang sama, turut diresmikan pula Asrama Santri PPM Ar-Raudhoh di Wangon.
Ketua PDM Banyumas, KH. Drs. M. Djohar, M.Pd., yang hadir langsung sebagai pembicara di PCM Wangon menyatakan apresiasi tertingginya atas capaian kolektif ini. Ia menegaskan bahwa pembangunan fisik harus diikuti dengan komitmen memakmurkan tempat ibadah.

“Ini bukan akhir, tapi awal. Mari wujudkan Banyumas yang berkemajuan, berilmu, dan bermartabat,” tegas KH. M. Djohar di hadapan para jemaah.
Apresiasi senada juga disampaikan oleh Ketua Majelis Tabligh PDM Banyumas, KH. M. Sugeng, S.Ag., M.Pd. Ia berharap seluruh aset dan fasilitas baru tersebut bertransformasi menjadi pusat peradaban, ibadah, ilmu, dan dakwah yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.
Gerakan dakwah di tingkat ranting juga menunjukkan penguatan signifikan melalui pengukuhan PRM Karangreja (Cabang Wangon) dan PRM Babakan (Cabang Karanglewas). Momentum di Karanglewas semakin lengkap dengan diterimanya amanah wakaf tanah seluas 709 m² dari Bapak Subroto Minharja kepada PCM Karanglewas di Desa Babakan.
Wakil Ketua PCM Karanglewas Bidang Wakaf & Kehartabendaan, Badri, S.Pd., menyampaikan rasa syukurnya dan memastikan bahwa amanah tanah wakaf tersebut akan segera dioptimalkan untuk menunjang kegiatan produktif umat dan menjadi motor penggerak dakwah di tingkat ranting.
Di tempat terpisah, kegembiraan atas peresmian fasilitas baru ini disuarakan oleh Drs. Marwoto dari PCM Baturraden dan Imam Sugiri, S.H. dari PCM Sumbang. Keduanya sepakat bahwa kehadiran Masjid Assalam dan Masjid Ibrahim al-Aziz harus menjadi rumah Allah yang aktif mencerahkan, menguatkan iman, serta menjaga kebersamaan warga secara berkelanjutan.
Seluruh rangkaian agenda besar dalam satu hari ini menjadi tonggak sejarah baru bagi persyarikatan di Banyumas untuk terus mendorong terwujudnya masyarakat yang religius dan berkemajuan.















