muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — KABARMUH.ID, portal media yang diinisiasi alumni Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menggelar kegiatan Silaturahmi Jurnalistik di Heika Kopi, Kartasura, Sabtu (31/10/2026) malam. Agenda ini diselenggarakan sebagai sarana mempererat hubungan antar-pengurus, berbagi pengalaman peliputan, sekaligus menguatkan semangat dakwah literasi digital.
Co-Founder KABARMUH.ID sekaligus Dosen PAI UMS, Muk Andhim, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa semangat kerja jurnalistik memiliki keterkaitan erat dengan perintah dasar Islam, yaitu wahyu Iqra’ (membaca). Menurutnya,perintah membaca secara tersirat mengandung amanat untuk terus memproduksi bahan bacaan yang berkualitas.

“Ada perintah membaca, berarti ada juga makna di balik itu, yaitu untuk memproduksi bahan-bahan bacaan melalui kerja-kerja jurnalistik,” ujar Muk Andhim dalam keterangannya, Minggu (8/11/2026). Ia mengimbau seluruh peserta untuk saling menguatkan barisan perjuangan dan konsisten menyebarkan kemanfaatan lewat karya tulis.
Pada kesempatan yang sama, Founder KABARMUH.ID, Rahiman Agus Salim, S.IP., M.M., memaparkan sejarah berdirinya media tersebut yang bermula pada 2019. KABARMUH.ID berawal dari respons atas tingginya kebutuhan publikasi kegiatan persyarikatan yang kemudian berkembang menjadi platform penyebaran informasi positif. Mengusung slogan “Berbagi dan Menginspirasi”, media ini kini mempublikasikan berita persyarikatan Muhammadiyah dari Sabang sampai Merauke, serta membuka ruang opini bagi masyarakat umum.
Sementara itu, Pengarah dan Mentor KABARMUH.ID, Zakiyatul Fuad, S.Sos., soroti tantangan mendasar pers di era digital, terutama maraknya informasi yang belum terverifikasi. Ia menegaskan bahwa kebenaran dan validitas data harus menjadi pijakan utama dalam setiap proses peliputan.

“Harapannya para pegiat media tetap menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta mengikuti uji kompetensi guna menghasilkan karya yang kredibel dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Zakiyatul Fuad. Ia menekankan bahwa media alternatif tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyebaran informasi dan dakwah, tetapi juga wadah pembinaan keterampilan jurnalistik generasi muda, termasuk jajaran pengurus KABARMUH.ID yang sebagian besar merupakan Mahasantri Pondok Shabran UMS.
Rangkaian acara ditutup dengan sesi perkenalan jajaran anggota periode berjalan serta diskusi interaktif mengenai strategi pengembangan media ke depan.
Editor: Asef Dwi Nugroho, S.I.Kom.














