muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Upaya memperluas pendidikan berwawasan global terus direalisasikan oleh MI Muhammadiyah Karanganyar. Madrasah ini mengutus perwakilannya untuk mengikuti kegiatan Meeting & Teacher Trainer with Cambridge yang berlangsung di Resto Cerita Alam, Banyumas, Sabtu (31/10/2026).
Langkah strategis tersebut diambil guna memperkuat kualitas penyelenggaraan International Class Program (ICP) yang mengusung slogan “ICP with Cambridge, Ready for the World.” Dalam agenda yang berlangsung pukul 08.00–14.00 WIB ini, MI Muhammadiyah Karanganyar diwakili langsung oleh Kepala Madrasah, Sartini, S.Pd., M.Pd., serta Wakamad Kurikulum, Ida Winingsih, M.Pd.
Kegiatan yang mempertemukan berbagai sekolah dan madrasah Muhammadiyah pengelola ICP ini diawali dengan sambutan dari PDM Banyumas, Drs. Djohar, M.Pd. Dalam arahannya, Djohar menekankan pentingnya ICP sebagai bagian dari branding lembaga pendidikan Muhammadiyah menuju sekolah futuristik.

“Penguatan program ini perlu didukung penuh oleh kepala sekolah, guru bahasa Inggris, serta guru mata pelajaran Sains dan Matematika. Kolaborasi ini menjadi kunci untuk menjawab tantangan pendidikan masa depan,” tegas Djohar.
Dukungan terhadap penguatan global mindset juga disampaikan Head of Cambridge Inside Manager, Mrs. Evy Nurhidayati. Pihaknya mengapresiasi sinergi PDM dan mengimbau seluruh peserta memanfaatkan forum tersebut untuk mendalami sistem asesmen dan pengembangan pembelajaran internasional.
Forum pelatihan ini menghadirkan jajaran narasumber kompeten, di antaranya Mrs. Lavania dari Malaysia, Country Manager Mr. Adri Prakoso, serta Mrs. Elizabeth dari Budi Utama Primary School Yogyakarta yang membedah perspektif kurikulum nasional.
Kepala MI Muhammadiyah Karanganyar, Sartini, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa keikutsertaan ini ditargetkan mampu memberikan dampak substantif pada proses belajar mengajar, bukan sekadar peningkatan citra madrasah.
“Harapan kami, ICP MI Muhammadiyah Karanganyar tidak hanya menjadi program unggulan dari sisi nama atau branding, tetapi benar-benar hadir melalui kualitas pembelajaran, kompetensi guru, dan kemampuan peserta didik. Guru-guru harus terus belajar, berani berinovasi, serta meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris dan mengembangkan pembelajaran Sains maupun Matematika yang lebih aktif dan mendunia,” ujar Sartini.
Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan antara wawasan internasional dan fondasi spiritual peserta didik.
“Kita ingin anak-anak MI Muhammadiyah Karanganyar memiliki bekal ilmu pengetahuan, karakter Islami, keterampilan komunikasi, dan wawasan global. Mereka boleh belajar dari dunia, tetapi tetap kuat dalam nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan. Mari kita siapkan generasi yang tidak hanya siap menghadapi dunia, tetapi juga mampu memberikan kontribusi terbaik bagi umat dan bangsa,” pungkasnya.
Melalui partisipasi aktif dalam pelatihan berbasis standar Cambridge ini, MI Muhammadiyah Karanganyar semakin meneguhkan komitmennya untuk mencetak generasi berkarakter Islami yang siap bersaing di tingkat global.
Editor: Asef Dwi Nugroho, S.I.Kom.














