by | 6 Nov 2026 | KabarMu |

Respon Krisis Iklim, PSBPS UMS Resmi Luncurkan Majalah Kalimahsawa Edisi ke-5

muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial (PSBPS) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi menerbitkan Majalah Kalimahsawa Edisi Ke-5 bertajuk “Ekoteologi dan Etika Lingkungan Berkelanjutan” pada Jumat (6/11/2026). Peluncuran ini menjadi langkah responsif terhadap maraknya isu kerusakan lingkungan hidup seperti perubahan iklim, pencemaran, deforestasi, hingga krisis keanekaragaman hayati akibat pesatnya laju industrialisasi dan pembangunan.

Pemimpin Redaksi Majalah Kalimahsawa, Dwi Kurniadi, menegaskan bahwa gerakan menjaga kelestarian alam bukan sekadar fenomena tren sesaat, melainkan bentuk tanggung jawab fundamental dalam ranah keagamaan dan kemanusiaan.

“Kesalehan seorang manusia tidak hanya diukur dari hubungannya dengan Tuhan, tetapi juga harus diwujudkan melalui kepedulian terhadap kelestarian alam dan sesama ciptaan-Nya,” tegas Dwi Kurniadi dalam sambutannya, Jumat (6/11/2026).

Senada dengan hal tersebut, Ketua PSBPS UMS, Dra. Yayah Khisbiyah, M.A., menyoroti pentingnya adopsi paradigma Ekoteologi Al-Ma’un dalam menyikapi krisis ekologis universal saat ini.

“Menjaga kelestarian lingkungan merupakan bagian dari ibadah sosial yang berpihak kepada kelompok rentan yang paling menderita akibat krisis iklim,” jelas Yayah.

Sajian utama edisi kelima ini mengupas isu lingkungan secara komprehensif melalui empat bab pembahasan utama, yaitu:

  • Bab I: Agama, Etika, dan Gerakan Ekologis Untuk Merawat Bumi dan Kehidupan — Memuat pemikiran Prof. Dr. Zakiyuddin Baidhawy mengenai konsep hifzh al-bi’ah atau prinsip perlindungan kehidupan.

  • Bab II: Nilai-Nilai Teologis Pelestarian Lingkungan — Mengajak pembaca meredefinisi dan menafsirkan ulang peran manusia sebagai khalifah atau penjaga amanah kosmis di bumi.

  • Bab III: Krisis Ekologi & Tanggung Jawab Moral Manusia — Ulasan kritis yang membedah krisis lingkungan sebagai cermin kegagalan moral peradaban modern.

  • Bab IV: Peran Agama Dalam Membangun Kesadaran Lingkungan — Mengangkat praktik konkrit penerapan etika lingkungan berkelanjutan dari ruang kelas hingga mimbar masjid.

Mengusung semboyan “Titik Temu Dalam Pluralitas”, Majalah Kalimahsawa berkomitmen menjadi media literasi yang inklusif, non-partisan, serta konsisten membangun kesadaran kritis masyarakat. Edisi ini diharapkan mampu menjadi jembatan pemikiran yang menghadirkan solusi konkret atas krisis ekologis yang terjadi.

Masyarakat dan akademisi dapat mengakses Majalah Kalimahsawa Edisi Ke-5 secara digital melalui tautan resmi https://bit.ly/4eUr3cj dan https://bit.ly/4BMXzH5.

Editor: Asef Dwi Nugroho, S.I.Kom.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Artikel terkait