by | 6 Nov 2026 | KabarMu |

Dorong Transformasi Digital, UMS Bekali Guru Muhammadiyah Strategi Branding dan Kelola Website

muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar workshop digital branding bagi 30 guru Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) Pendidikan di lingkungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Karanggede, Kabupaten Boyolali, Rabu (4/11/2026). Kegiatan yang berlangsung di MI Muhammadiyah Sempulur tersebut digelar guna memperkuat citra kelembagaan dan meningkatkan daya saing sekolah di era digital.

Ketua Tim P2M UMS, Arif Setiawan, M.Eng., menyampaikan bahwa agenda ini merupakan bagian dari program terintegrasi bertajuk “Pendampingan Transformasi Sekolah Berbasis Digital untuk Mewujudkan Sekolah Muhammadiyah Unggul di PCM Karanggede Kabupaten Boyolali.” Selain pendampingan branding, program ini mencakup pembuatan website sekolah serta pengembangan sistem presensi berbasis QR Code.

“Transformasi digital sekolah tidak cukup hanya dengan menyediakan teknologi dan sistem informasi. Sekolah juga perlu memiliki identitas digital yang kuat agar mampu memperkenalkan potensi, program unggulan, dan berbagai capaian kepada masyarakat secara lebih luas,” ujar Arif, Kamis (5/11/2026).

Arif menambahkan, langkah ini diharapkan mendorong pengelola sekolah agar dapat menerapkan strategi branding digital secara konsisten, mulai dari optimalisasi website, pemanfaatan media sosial, hingga penguatan identitas visual guna membangun kepercayaan publik secara berkelanjutan.

Dalam pembukaan acara, perwakilan tim pengabdian UMS, Aditya Nur Cahyo, M.Eng., menekankan pentingnya peningkatan kapasitas tenaga pendidik dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Apresiasi senada disampaikan oleh Fatoni Afif dari Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) PCM Karanggede, yang menilai pendampingan ini strategis untuk mendongkrak kualitas sekolah Muhammadiyah di wilayahnya.

Pada sesi inti, pemateri Ryan Rizki Adhisa, M.Kom., bersama tim memberikan pembekalan teknis mengenai konsep digital branding, tata kelola website resmi sekolah, serta konsistensi identitas visual. Peserta diarahkan untuk memanfaatkan logo sekolah sebagai acuan penentuan warna, tema, dan tata letak konten media digital agar komunikasi visual lembaga memiliki karakter yang kuat dan mudah dikenali.

Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali pemahaman untuk memanfaatkan tren digital secara bijak tanpa mengesampingkan karakter khas masing-masing sekolah, sehingga sarana digital yang dibangun dapat berfungsi optimal sebagai media publikasi prestasi dan program unggulan lembaga.

Editor: Asef Dwi Nugroho, S.I.Kom.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Artikel terkait