by | 14 Jul 2026 | KabarMu, Pendidikan |

Tekan Risiko Banjir Juwiring, Tim PPK Ormawa IMM UMS Inisiasi Program Kalibuntung Resilien

muhammadiyahkaranganyar.or.id, SURAKARTA — Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi menjalin sinergi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten dan Pemerintah Kecamatan Juwiring. Langkah kolaboratif multipihak ini diambil guna memperkuat kapasitas dan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi tingginya risiko bencana banjir di wilayah Desa Carikan, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten.

Kolaborasi ini diwujudkan melalui implementasi program bertajuk “Kalibuntung Resilien: Pemberdayaan Masyarakat melalui Sistem Ketangguhan Banjir Terintegrasi Berbasis Teknologi Tepat Guna dan Inklusi menuju Desa Carikan Tangguh Bencana”.

Dosen Pendamping PPK Ormawa, Siti Azizah Susilawati, S.Si., M.P., Ph.D., mengungkapkan bahwa rangkaian koordinasi strategis telah berjalan mulus. Audiensi bersama BPBD Kabupaten Klaten dilaksanakan pada Rabu (8/7/2026), yang kemudian dilanjutkan dengan koordinasi bersama Pemerintah Kecamatan Juwiring pada Kamis (9/7/2026).

“Program ini merupakan kolaborasi antara IMM FKIP UMS, IMM Fakultas Teknik UMS, dan IMM Fakultas Komunikasi dan Informatika UMS dalam mengembangkan program pemberdayaan masyarakat berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan kapasitas masyarakat menghadapi risiko bencana banjir,” ujar Siti Azizah, Minggu (12/7/2026).

Dalam audiensi di Kantor BPBD Klaten, tim mahasiswa memaparkan sejumlah inovasi teknologi tepat guna yang akan diterapkan di Desa Carikan. Beberapa di antaranya meliputi pengembangan Flood Early Warning System (FEWS) atau sistem peringatan dini banjir, pemetaan partisipatif wilayah rawan banjir, serta program penguatan kapasitas masyarakat lokal melalui pendekatan yang inklusif.

Siti Azizah berharap, keterlibatan aktif BPBD dapat memperkokoh aspek teknis mitigasi bencana di lapangan agar program berjalan efektif dan berkelanjutan. Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat adalah kunci utama membangun ketangguhan desa.

Senada dengan hal itu, Ketua Tim Pelaksana PPK Ormawa, Damar Yekti Calista Farica Mariono, menegaskan bahwa program ini tidak sekadar berfokus pada pengadaan alat, melainkan pada aspek kesiapsiagaan sumber daya manusia.

“Program ini dirancang agar masyarakat tidak hanya memiliki perangkat pendukung mitigasi bencana, tetapi juga memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk menghadapi potensi banjir secara mandiri,” jelas Damar.

Dukungan penuh juga mengalir dari birokrasi setempat. Saat menerima audiensi yang melibatkan perwakilan Ringsatu–Juwiring Bersatu, perangkat desa, serta tokoh masyarakat, Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian Kecamatan Juwiring, Hastuti Murwaningsih, menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi seluruh proses koordinasi di Desa Carikan.

“Program ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan semata, tetapi mampu memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat dalam membangun sistem ketangguhan bencana yang berkelanjutan,” tutur Hastuti.

Sebagai langkah konkret terdekat, tim PPK Ormawa IMM UMS dijadwalkan akan menggelar pelatihan kebencanaan komprehensif pada 15-16 Juli 2026, yang diikuti dengan pendampingan intensif selama masa implementasi program.

Komitmen keberlanjutan program ini ditutup dengan pernyataan optimistis dari Sekretaris BPBD Kabupaten Klaten, Sri Yuwana Haris Yuliyanti, S.T., M.T. Pihaknya memastikan akan menerjunkan tim untuk mengawal jalannya simulasi kebencanaan di akhir program.

“BPBD Kabupaten Klaten siap membantu dan berkolaborasi dengan Tim Pelaksana PPK Ormawa, khususnya dalam pelaksanaan simulasi kebencanaan sebagai bagian dari upaya penguatan ketangguhan masyarakat di Desa Carikan,” pungkas Haris.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Jadwal Salat Hari Ini
Memuat lokasi…
Subuh
Terbit
Zuhur
Ashar
Maghrib
Isya
Menuju salat berikutnya:
Subuh menggunakan kriteria Muhammadiyah (-18°).

Artikel terkait