by | 25 Jun 2026 | Pendidikan |

UMS Gelar SIML 2026, Dorong Inovasi AI Berbasis Human-Centered Intelligence

muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menegaskan komitmennya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di kancah internasional melalui penyelenggaraan International Conference on Smart Computing, Internet of Things, and Machine Learning (SIML) 2026 yang berlangsung pada 10-11 Juni 2026. Mengusung tema strategis “Human-Centered Intelligence: Bridging AI, Data, and Society”, konferensi ilmiah global yang didukung penuh oleh IEEE Indonesia Section ini dirancang sebagai wadah kolaborasi elite bagi para akademisi, peneliti, praktisi, serta mahasiswa dari berbagai belahan dunia.

Penyelenggaraan SIML 2026 kali ini menarik atensi ilmiah yang masif dengan masuknya 219 artikel riset dari 11 negara. Melalui proses seleksi ketat menggunakan sistem double-blind peer review pada platform EDAS—yang melibatkan sekitar 200 reviewer dari 18 negara dan minimal tiga peninjau independen per artikel—panitia menetapkan tingkat penerimaan (acceptance rate) sebesar 46 persen. Sebanyak 100 artikel dinyatakan lolos untuk dipresentasikan, sementara 119 artikel lainnya dinyatakan gugur demi menjaga kualitas akademik serta reputasi ilmiah konferensi.

Ketua Pelaksana SIML 2026 sekaligus Ketua Program Studi Sistem Informasi UMS, Dr. Eng. Yusuf Sulistyo Nugroho, S.T., M.Eng., menjelaskan bahwa dari seluruh berkas yang masuk, bidang Machine Learning menduduki posisi sebagai topik yang paling diminati dengan kontribusi mencapai 149 artikel, disusul ketat oleh bidang Smart Computing dan Internet of Things (IoT). Menurutnya, fenomena ini merefleksikan urgensi teknologi kecerdasan buatan dan komputasi berbasis data dalam menjawab dinamika tantangan global saat ini.

“Perkembangan teknologi tidak hanya berfokus pada algoritma dan sistem, tetapi juga bagaimana teknologi tersebut memberikan dampak yang bermakna bagi masyarakat. Tema tahun ini mencerminkan pentingnya memastikan kemajuan teknologi tetap berorientasi pada kebutuhan manusia dan kemaslahatan sosial,” urai Yusuf dalam keterangannya pada Rabu (24/6/2026).

Guna membedah tema besar tersebut, SIML 2026 menghadirkan jajaran pakar internasional sebagai pembicara utama (keynote speakers). Di antaranya adalah Lukito Edi Nugroho dari Universitas Gadjah Mada (Indonesia), Raula Gaikovina Kula dari The University of Osaka (Jepang), Gunawan Ariyanto dari UMS (Indonesia), serta Sheng-Lung Peng dari National Taipei University of Business (Taiwan).

Pelaksanaan diseminasi riset dalam konferensi ini dibagi ke dalam tiga ruang paralel secara luring dan enam ruang paralel secara daring. Sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi ilmiah tepercaya, penyelenggara turut menganugerahkan sejumlah penghargaan prestisius, meliputi Best Paper Award, Best Student Paper Award, hingga Best Presenter Award pada masing-masing sesi paralel.

Sebagai terobosan baru, UMS turut meluncurkan ajang pendamping internasional bertajuk Student Poster and Article Research Competition (SPARK) 2026. Kompetisi perdana ini mengusung tema “Technology Innovation for Sustainable Communities and Communications” dan berhasil menjaring 65 karya inovatif dari 13 institusi pendidikan tinggi yang tersebar di empat negara. SPARK 2026 memfasilitasi riset lintas disiplin mahasiswa melalui dua kategori utama, yaitu Technological and Digital Innovation serta Communication Media and Digital Society.

Merespons keberhasilan dua event internasional tersebut, Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., menekankan bahwa lompatan teknologi digital, kecerdasan buatan, maupun big data wajib berjalan selaras dengan parameter etika, nilai kemanusiaan, keberlanjutan, serta kesejahteraan sosial.

“Kita sedang menyaksikan perkembangan luar biasa dalam kecerdasan buatan dan teknologi berbasis data. Namun, kemajuan tersebut harus tetap berpijak pada nilai-nilai kemanusiaan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sebagai institusi pendidikan tinggi, UMS memikul tanggung jawab moral tidak hanya untuk melahirkan inovasi teknologi, melainkan juga memastikan inovasi itu mampu meningkatkan kualitas hidup, memperluas inklusi sosial, dan memecahkan problem riil masyarakat global,” tegas Harun.

Menutup momentum tersebut, Rektor menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran pembicara utama, komite pelaksana, mitra internasional, peninjau, serta partisipan yang telah menyukseskan SIML dan SPARK 2026. Ia berharap output dari forum ilmiah global ini mampu memberikan tiga dampak esensial bagi seluruh delegasi, yakni menjadi ruang yang bermakna (meaningful), menyenangkan (enjoyable), dan memberikan dampak luas (impactful) bagi peradaban.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Jadwal Salat Hari Ini
Memuat lokasi…
Subuh
Terbit
Zuhur
Ashar
Maghrib
Isya
Menuju salat berikutnya:
Subuh menggunakan kriteria Muhammadiyah (-18°).

Artikel terkait