Milad Aisyiyah ke-109: PCA Jumantono & Jumapolo Borong Piala Cadre Camp

Milad Aisyiyah ke-109: PCA Jumantono & Jumapolo Borong Piala Cadre Camp

muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) sukses menyelenggarakan kegiatan Aisyiyah Cadre Camp 2026 di Kampung Karet pada 14–15 Mei 2026. Agenda pembinaan intensif yang digelar dalam rangka memperingati Milad Aisyiyah ke-109 ini bertujuan membentuk kader perempuan yang tangguh secara ideologi, cakap dalam berdakwah, serta terdepan dalam merawat kelestarian lingkungan.

Mengusung tema “Membentuk Kader Aisyiyah yang Tangguh dan Cakap Berdakwah Serta Terdepan Merawat Alam”, kegiatan perkemahan ini diikuti oleh perwakilan kader dari berbagai Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) se-daerah. Selama dua hari, para peserta digembleng melalui perpaduan materi pembinaan, pelatihan kepemimpinan, simulasi dakwah, hingga aktivitas lapangan berbasis lingkungan guna memupuk kedisiplinan dan kerja sama tim.

Rangkaian acara diawali dengan apel pembukaan resmi, diikuti dengan kegiatan jelajah alam yang menguji ketangkasan fisik serta pemahaman ekologis para kader. Selain itu, panitia juga menggelar sesi pentas seni sebagai ruang ekspresi kreatif bagi peserta untuk menyampaikan pesan-pesan dakwah Islam Berkemajuan melalui pendekatan seni dan budaya lokal.

Pada upacara penutupan yang berlangsung sore hari, panitia mengumumkan hasil kompetisi dari rangkaian kegiatan camp tersebut. Kontingen dari PCA Jumantono dan PCA Jumapolo berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan memboyong dua piala sekaligus, yaitu Juara 2 Kategori Jelajah Alam atas kekompakan tim, serta Juara 3 Kategori Pentas Seni lewat penampilan dakwah kreatif mereka.

Ketua Panitia menegaskan bahwa Aisyiyah Cadre Camp bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sebuah wadah pengkaderan strategis. Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi perempuan berkemajuan yang tidak hanya kuat secara spiritual dan intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial serta lingkungan yang tinggi. Prestasi yang diraih oleh PCA Jumantono dan Jumapolo menjadi cerminan keberhasilan pembinaan di tingkat cabang.

Acara pengkaderan ini resmi diakhiri dengan sesi refleksi bersama, pembacaan ikrar kader, dan sesi dokumentasi. Nilai-nilai serta semangat yang didapatkan selama perkemahan diharapkan dapat segera diimplementasikan oleh para kader di tingkat cabang dan ranting masing-masing demi memperkuat pergerakan Aisyiyah di tengah masyarakat.

Milad ke-109 ‘Aisyiyah: PDA Karanganyar Gelar ‘Aisyiyah Cadre Camp 2026

Milad ke-109 ‘Aisyiyah: PDA Karanganyar Gelar ‘Aisyiyah Cadre Camp 2026

muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Menyambut momentum bersejarah Milad ke-109 ‘Aisyiyah, Majelis Pembinaan Kader (MPK) Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Karanganyar menggelar ‘Aisyiyah Cadre Camp (ACC) 2026. Kegiatan perkemahan akbar yang mengusung tema “Kader Hebat Alam Ter-Rawat” ini berlangsung di kawasan Kampung Karet, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, pada Selasa hingga Rabu (14–15/5/2026).

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar, Muhammad Arif Babheir, S.Ag., M.Pd., menegaskan bahwa kader ‘Aisyiyah harus berada di garda terdepan dalam menjaga kelestarian bumi. Menurutnya, esensi dakwah tidak hanya terbatas pada retorika di mimbar.

“Dakwah itu bukan cuma soal lisan yang fasih di atas mimbar, tapi juga tentang bagaimana tangan kita bergerak merawat apa yang Allah ciptakan. Kader ‘Aisyiyah harus terdepan dalam menjaga bumi,” ujar Muhammad Arif Babheir saat memberikan sambutan dalam sesi pembukaan di kawasan hutan karet Ngargoyoso.

Berkolaborasi dengan Hizbul Wathan

Kegiatan pengkaderan di tingkat akar rumput ini dilaksanakan melalui kolaborasi bersama gerakan kepanduan Hizbul Wathan (HW). ACC 2026 diikuti oleh sekitar 200 peserta dan panitia yang terbagi ke dalam 20 regu.

Para peserta merupakan perwakilan dari 17 Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) se-Kabupaten Karanganyar, Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) kota, Ikatan Guru ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA), serta jajaran majelis dan lembaga di bawah struktur PDA Karanganyar.

Fokus pada Dakwah Bil Hal dan Kelestarian Lingkungan

Perkemahan ini didesain bukan sekadar rekreasi alam terbuka biasa, melainkan sebagai ruang penempaan intensif untuk membentuk ‘Kader Tangguh’. Selama dua hari, para peserta mendapatkan pelatihan public speaking, melakukan tadabbur alam, hingga mempraktikkan langsung cara menanam pohon yang diniatkan sebagai sedekah jariyah bagi bumi.

Pada malam hari, kegiatan dilanjutkan dengan pentas seni di depan api unggun yang diselingi dengan diskusi mengenai teologi lingkungan. Dalam diskusi tersebut ditekankan bahwa menjaga stabilitas dan kelestarian lingkungan merupakan perintah agama yang berjalan selaras dengan ibadah lainnya.

Melalui kegiatan ACC 2026 ini, MPK PDA Karanganyar berkomitmen mencetak kader yang tidak hanya kuat secara organisasi, melainkan juga aktif bergerak dalam dakwah bil hal (dakwah dengan perbuatan nyata), khususnya dalam merawat alam sebagai bagian dari perwujudan iman.

Kajian Rutin PRA Karangturi Berlangsung Khidmat, Jamaah Doakan Almarhumah Ibu Mifrohah

Kajian Rutin PRA Karangturi Berlangsung Khidmat, Jamaah Doakan Almarhumah Ibu Mifrohah

muhammadiyahkaranganyar.or.id, GONDANGREJO – Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Karangturi, Gondangrejo, kembali menyelenggarakan kajian rutin sebagai sarana penguatan keimanan dan silaturahmi antaranggota. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Ahad, 17 Mei 2026, pukul 13.00 WIB di Halaman KB/TK Aisyiyah Cekel Kampus II dan dihadiri sekitar 60 anggota Aisyiyah Karangturi.

Kajian berlangsung dengan suasana hangat, religius, dan penuh kekeluargaan. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara dari awal hingga selesai. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda rutin PRA Karangturi dalam upaya memperkuat dakwah serta meningkatkan pemahaman keislaman bagi para anggota.

Pada kesempatan tersebut, tausiah disampaikan oleh Ustaz As’ad Romadlon, S.Pd.I., Kepala Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Gemolong Gondangrejo. Dalam kajiannya, beliau mengangkat tema “Orang yang Bertakwa”. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya menjaga hubungan dengan Allah Swt. melalui ibadah yang istiqamah serta menjaga hubungan baik dengan sesama manusia.

Ustaz As’ad Romadlon menjelaskan bahwa orang yang bertakwa di antaranya senantiasa menjalankan perintah Allah, menjauhi larangan-Nya, gemar bersedekah, mampu menahan amarah, serta memiliki sifat pemaaf. Selain itu, orang bertakwa juga selalu berusaha memperbaiki diri dan istiqamah dalam melakukan kebaikan, baik dalam kondisi lapang maupun sempit.

Para peserta mengikuti tausiah dengan penuh perhatian. Materi yang disampaikan diharapkan dapat menjadi motivasi bagi anggota Aisyiyah untuk terus meningkatkan kualitas iman dan ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari.

Setelah penyampaian tausiah, acara dilanjutkan dengan informasi organisasi yang disampaikan oleh Ibu Tutik Pujiastuti, S.Pd., selaku Ketua II PRA Karangturi. Dalam kesempatan tersebut, beliau juga mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama mendoakan almarhumah Ibu Mifrohah, Ketua I PRA Karangturi, yang telah berpulang ke rahmatullah pada bulan April lalu.

Suasana haru menyelimuti seketika doa bersama dipanjatkan untuk almarhumah. Para peserta berharap almarhumah mendapatkan husnul khatimah, diampuni segala dosa-dosanya, serta diberikan tempat terbaik di sisi Allah Swt. Almarhumah dikenal sebagai sosok yang aktif, berdedikasi, dan memiliki semangat tinggi dalam kegiatan dakwah Aisyiyah.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari ibu Kepala Desa Karangturi, Ibu Sujiatmi, S.Pd., yang turut hadir dalam acara tersebut. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada ibu-ibu Aisyiyah Karangturi yang terus aktif dalam kegiatan dakwah dan sosial kemasyarakatan.

“Ibu-ibu Aisyiyah Karangturi diharapkan terus istiqamah dalam berdakwah dan berbuat kebaikan untuk sesama. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus mempererat kebersamaan dan membawa manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui kajian rutin ini, PRA Karangturi berharap semangat dakwah, ukhuwah Islamiyah, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat dapat terus tumbuh dan terjaga dengan baik.

Wujudkan Tertib Administrasi, PDM Karanganyar Bersama PCM Kebakkramat Gelar BIMTEK SatuMu

Wujudkan Tertib Administrasi, PDM Karanganyar Bersama PCM Kebakkramat Gelar BIMTEK SatuMu

muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar terus bergerak maju dalam melakukan modernisasi tata kelola organisasi. Langkah nyata ini diwujudkan melalui kolaborasi erat bersama Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebakkramat dalam menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) SatuMu pada hari Ahad, 30 Dzulqo’dah 1447 H atau bertepatan dengan 17 Mei 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh 60 orang dari unsur pimpinan PCM dan pimpinan PRM yang merupakan verivikator dan agen SatuMu tingkat PCM dan PRM Se-Kabupaten Karanganyar.

Kegiatan yang berlangsung di Muhammadiyah Training Center (MTC) Kebakkramat ini mengusung tema strategis, yaitu “Mewujudkan tata kelola persyarikatan yang berbasis data (digital), akurat, dan terintegrasi”.

Acara ini diawali dengan sambutan dari Ketua PCM Kebakkramat, Paryono. Dalam penyampaiannya, ia memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini di wilayah Kebakkramat. Beliau juga berharap momentum ini dapat memberikan dampak konkret bagi warga persyarikatan setempat.

“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi dan pelaksanaan Bimtek SatuMu ini. Semoga dengan adanya pelatihan ini, proses migrasi dari Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) manual menjadi E-KTAM dapat berjalan dengan jauh lebih cepat dan efisien,” ujar Paryono.

Sementara itu, Ketua PDM Karanganyar, Muhammad Arief Babhier, dalam sambutan sekaligus membuka acara menekankan pentingnya adaptasi digital bagi masa depan gerakan dakwah. Beliau menyampaikan bahwa penerapan sistem SatuMu adalah pilar penting dalam membangun fondasi organisasi yang kuat.

“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari komitmen kita bersama untuk mewujudkan tertib administrasi dan tertib organisasi. Melalui digitalisasi, pengelolaan persyarikatan akan menjadi lebih transparan, akurat, dan terintegrasi dari tingkat daerah hingga ke ranting,” tegas Muhammad Arief Babhier.

Untuk memastikan implementasi teknologi berjalan optimal, pelatihan ini menghadirkan narasumber berkompeten langsung dari pusat, yaitu Tim MPI (Majelis Pustaka dan Informasi) PP Muhammadiyah.

Tim MPI PP Muhammadiyah memberikan pendampingan teknis secara langsung mengenai penggunaan ekosistem digital SatuMu. Sistem ini dirancang untuk mengintegrasikan database keanggotaan, administrasi, serta aset organisasi dalam satu platform terpadu.

Dengan terselenggaranya Bimtek ini, PDM Karanganyar dan PCM Kebakkramat berharap seluruh jajaran pimpinan serta operator sistem dapat langsung mengaplikasikan ilmu yang didapat demi mewujudkan gerakan dakwah Islam yang berkemajuan, rapi, dan berbasis data terpercaya.

Kontributor :
Agus S
085221302389

PCA Colomadu Raih Prestasi di Aisyiyah Cadre Camp 2026

PCA Colomadu Raih Prestasi di Aisyiyah Cadre Camp 2026

muhammadiyahkaranganyar.or.id, COLOMADU — Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Kecamatan Colomadu sukses berpartisipasi dan mengukir prestasi dalam kegiatan Aisyiyah Cadre Camp (ACC) 2026 Se-Kabupaten Karanganyar. Kegiatan penguatan kapasitas kader yang berlangsung selama dua hari, Kamis–Jumat (14–15/5/2026) di Kampung Karet, Ngargoyoso, Karanganyar ini melahirkan kader perempuan yang tangguh, cakap berdakwah, dan peduli lingkungan.

Acara strategis ini diinisiasi oleh Majelis Pembinaan Kader Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Karanganyar yang berkolaborasi dengan pandu Hizbul Wathan (HW). Mengusung semangat pengkaderan di tingkat akar rumput, ACC 2026 diikuti oleh sekitar 200 peserta dan panitia, yang terbagi dalam 20 regu perwakilan dari 17 PCA se-Karanganyar, Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) kota, serta Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA).

Selama berkemah di kaki Gunung Lawu, para peserta mendapatkan pembekalan intensif mengenai “Peran Kader dalam Menjaga Bumi” serta “Psikologi Dakwah Keumatan”. Selain menerima materi formal, hari kedua kegiatan diisi dengan kompetisi jelajah alam yang menguji kekompakan antar-regu melalui lomba yel-yel, pemahaman Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), serta wawasan tokoh Aisyiyah.

Ketua Panitia ACC 2026, Umi Sholihah, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kegigihan para peserta serta dukungan dari personel Hizbul Wathan selama kegiatan berlangsung.

“Kegiatan penguatan ideologi ini diharapkan mampu menjawab tantangan zaman dengan program nyata di masyarakat. Nilai yang diharapkan hadir dan menguat adalah ketauhidan, kemanusiaan, persaudaraan, kasih sayang, dan nilai keilmuan yang tepat sasaran dalam bergerak di jalur dakwah,” ujar Umi Sholihah.

Partisipasi aktif kontingen PCA Colomadu dalam ajang ini membuahkan hasil yang membanggakan. Kader PCA Colomadu, Awalina Nugraheni, berhasil dinobatkan sebagai Pemateri Kultum Terbaik. Selain itu, kolaborasi apik antara regu PCA Colomadu dan PCA Gondangrejo juga berhasil merebut predikat Juara Harapan 1 pada kompetisi jelajah alam.

Evi Siti Mabruroh, salah satu peserta dari PCA Colomadu, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif yang besar bagi kapasitas personal para kader.

“Aisyiyah Cadre Camp sangat menyenangkan karena menambah ilmu dan mempererat persaudaraan. Materi dan uji nyalinya memahamkan bagaimana peran kami sesungguhnya di Aisyiyah. Semoga ke depan Aisyiyah memiliki kader-kader yang semakin militan,” ungkap Evi.

Melalui kesuksesan ACC 2026, PDA Karanganyar berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin tahunan. Dengan melahirkan kader yang solid dan terlatih, Aisyiyah Karanganyar optimis dapat memperluas dampak dakwah amar ma’ruf nahi munkar serta penguatan pemberdayaan perempuan dan keluarga di masa depan.