Inovasi Pangan Digital PANGANIFY Bawa Mahasiswa UMS Sabet Perunggu di Indonesia Investor Day 2026

Inovasi Pangan Digital PANGANIFY Bawa Mahasiswa UMS Sabet Perunggu di Indonesia Investor Day 2026

muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil meraih Bronze Medal kategori Social Sciences pada ajang Indonesia Investor Day (IID) 2026 di SMESCO Indonesia, Jakarta. Capaian tersebut diraih melalui pengembangan PANGANIFY, sebuah inovasi ekosistem digital berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan blockchain yang dirancang untuk mewujudkan pengelolaan pangan terintegrasi, transparan, serta berkelanjutan.

Inovasi PANGANIFY hadir sebagai solusi atas berbagai persoalan pangan di Indonesia, seperti pemborosan makanan, ketahanan pangan, hingga efisiensi distribusi bantuan logistik saat kondisi darurat bencana.

Ketua tim PANGANIFY, Honesti Aura Sutrisno, menjelaskan bahwa keberadaan ekosistem ini ditujukan untuk merespons dinamika pengelolaan pangan yang tidak hanya berorientasi pada aspek ketersediaan.

“Persoalan pangan bukan hanya tentang bagaimana makanan diproduksi dan dikonsumsi, tetapi juga bagaimana makanan dapat dikelola dengan aman, didistribusikan secara transparan, dan dimanfaatkan secara optimal,” ujar Honesti, Rabu (14/10/2026).

PANGANIFY menggabungkan beberapa fitur utama, di antaranya AI Portion Planner untuk merencanakan porsi konsumsi agar menekan risiko pemborosan, serta Blockchain Traceability untuk melacak rekam jejak rantai pasok dari produsen ke konsumen secara transparan. Selain itu, terdapat fitur Scanner untuk deteksi awal keamanan pangan, modul Waste-to-Value untuk redistribusi maupun pengolahan sisa makanan menjadi kompos, fitur Emergency Mode guna pemetaan bantuan bencana, serta sarana edukasi Food & Lifestyle Education.

Pengembangan platform ini melibatkan lima mahasiswa UMS dari lintas disiplin ilmu, yakni Honesti Aura Sutrisno (Pendidikan Bahasa Inggris), Yuanda Eka Saputra dan Aska Hanif Prasetya (Pendidikan Teknik Informatika), Asterika Indah Nuraini (Ilmu Gizi), serta Selviana Uswatun Khasanah (Bisnis Digital) dengan pendampingan dosen pembimbing Arif Setiawan, S.Kom., M.Eng.

Sebelum menorehkan prestasi di ajang IID 2026, gagasan PANGANIFY telah mengantongi pencatatan Hak Cipta resmi dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI). Ke depan, tim UMS berencana melakukan uji coba dan validasi kebutuhan di lingkungan institusional seperti dapur skala besar, serta membuka ruang kolaborasi lintas sektor bersama pemerintah, pelaku usaha pangan, dan organisasi kemanusiaan.

Editor: Asef Dwi Nugroho, S.I.Kom.

Edukasi Kelola Sampah, Mahasiswa Kesmas UMS Latih Warga Purwogondo Buat Lubang Biopori

Edukasi Kelola Sampah, Mahasiswa Kesmas UMS Latih Warga Purwogondo Buat Lubang Biopori

muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melatih warga Desa Purwogondo, Kecamatan Kartasura, dalam pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan pemukiman melalui pengelolaan sampah organik tingkat rumah tangga dan penyerapan air tanah.

Program yang dikemas dalam Program Penelitian dan Pengabdian Organisasi Kemahasiswaan (PPO) tersebut dilaksanakan pada Minggu (20/9/2026) lalu di Desa Purwogondo dengan melibatkan jajaran pengurus kemahasiswaan, akademisi, serta masyarakat setempat.

Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Kesehatan Masyarakat UMS, Rasyiid Abdul Aziz, menyampaikan bahwa kesadaran lingkungan dapat dibangun melalui langkah-langkah praktis dan mandiri dari lingkup terkecil.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat tidak hanya mengetahui apa itu lubang resapan biopori, tetapi juga mampu membuat dan memanfaatkannya secara mandiri. Pengelolaan sampah organik dan resapan air sebenarnya dapat dimulai dari hal sederhana di lingkungan sekitar,” ujar Rasyiid, Rabu (14/10/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dosen Pendamping Rezania Asyfiradayati, S.K.M., M.P.H., Ketua RW Desa Purwogondo, serta pemateri Yusuf Rendy.

Dalam pemaparannya, Yusuf Rendy menjelaskan bahwa LRB adalah lubang vertikal yang ditanam ke dalam tanah untuk memaksimalkan infiltrasi air sekaligus menjadi wadah penguraian sampah organik. Bahan organik seperti sisa sayuran dan daun kering yang dimasukkan ke dalam lubang secara bertahap akan terurai menjadi kompos alami.

Pelaksanaan kegiatan meliputi edukasi teori, pemilihan lokasi lubang yang tepat, demonstrasi penggunaan alat bor biopori, hingga praktik pembuatan lubang secara langsung oleh warga. Selain itu, masyarakat diberi pembekalan mengenai tata cara pemeliharaan biopori secara berkala.

Melalui edukasi dan praktik ini, mahasiswa UMS berharap pembuatan LRB dapat menjadi kebiasaan berkelanjutan bagi warga Desa Purwogondo dalam mewujudkan lingkungan permukiman yang lebih bersih, sehat, dan bebas dari genangan air.

Editor: Asef Dwi Nugroho, S.I.Kom.

Prodi Fisioterapi UMS Gelar Kuliah Umum Internasional, Bahas Pemantauan Cedera Otot Berbasis USG

Prodi Fisioterapi UMS Gelar Kuliah Umum Internasional, Bahas Pemantauan Cedera Otot Berbasis USG

muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Program Studi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta menggelar kuliah umum internasional bertajuk “Advances in Muscle Imaging for Sports Physiotherapy: Evidence, Methods and Pitfalls” di Ruang Seminar Lantai 7 Gedung Induk Siti Walidah UMS, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 200 mahasiswa jenjang sarjana dan magister tersebut menghadirkan narasumber dari Osmaniye Korkut Ata University, Turki, dan Tokyo Metropolitan University, Jepang, Assoc. Prof. Dr. Gokhan Yagiz. Forum ilmiah ini berfokus pada pemanfaatan teknologi ultrasonografi untuk mendukung evaluasi pemulihan cedera dan pemeriksaan struktur otot.

Dalam pemaparannya, Yagiz menjelaskan bahwa ultrasonografi dapat digunakan untuk mengamati arsitektur otot secara terperinci, termasuk panjang fasikel, sudut penasi, hingga ketebalan otot. Pengukuran tersebut membantu memberikan gambaran objektif mengenai respons dan perubahan otot selama menjalani proses latihan maupun rehabilitasi.

Berbeda dengan magnetic resonance imaging yang unggul dalam mengukur volume serta luas penampang otot secara statis, ultrasonografi memiliki keunggulan dalam merekam pergerakan otot secara langsung saat berkontraksi sewaktu seseorang bergerak, berjalan, atau berlari.

Yagiz juga mengingatkan pentingnya ketepatan prosedur pemeriksaan. Faktor-faktor seperti posisi tubuh, sudut probe, tekanan saat pemindaian, serta tingkat pengalaman pemeriksa berpengaruh besar terhadap tingkat keakuratan data dan interpretasi hasil penelitian.

Ketua Program Studi Fisioterapi UMS, Adnan Faris Naufal, S.Fis., Ftr., M.Bmd., mengungkapkan keberadaan kuliah umum ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman riset mahasiswa sekaligus mendorong penyediaan fasilitas pendukung di lingkungan kampus.

“Harapannya, UMS juga punya ultrasonografi untuk bisa riset, karena harapannya kita ingin jadi universitas yang riset banget,” ujar Adnan.

Dukungan senada disampaikan Sekretaris Program Studi Pendidikan Profesi Fisioterapis UMS, Wahyu Tri Sudaryanto, S.Fis., M.K.M. Ia menilai materi mengenai metodologi penelitian dan penerapan teknologi pencitraan otot ini sangat relevan untuk membekali mahasiswa di tingkat sarjana, profesi, hingga magister dalam menghubungkan bukti ilmiah dengan praktik fisioterapi olahraga.

Editor: Asef Dwi Nugroho, S.I.Kom.

Cegah Kerusakan Gigi Akibat Air Asam, BEM FKG UMS Beri Layanan Kesehatan Gratis Warga TPA Putri Cempo

Cegah Kerusakan Gigi Akibat Air Asam, BEM FKG UMS Beri Layanan Kesehatan Gratis Warga TPA Putri Cempo

muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta menggelar pemeriksaan karies gigi gratis dan edukasi kesehatan bagi warga di sekitar Tempat Pembuangan Akhir Putri Cempo. Kegiatan yang berlangsung di kantor Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta ini menyasar ancaman kerusakan gigi akibat pencemaran air tanah.

Pemeriksaan kesehatan tersebut merespons kondisi air bersih milik warga yang terkontaminasi cemaran sampah hingga memiliki kadar keasaman berkisar pH 4 dan pH 5. Angka keasaman tersebut berada jauh di bawah standar normal air minum ideal, yakni pH 6,5 hingga 8,5.

Gubernur BEM FKG UMS, Isma’il Amri Legowo, menjelaskan bahwa paparan air ber-pH asam secara berulang memicu proses demineralisasi atau pelarutan mineral penting pada email gigi. Kondisi ini membuat struktur terluar gigi rapuh, berpori, dan rentan berlubang saat terpapar bakteri.

Berdasarkan hasil deteksi dini pada rangkaian pemeriksaan, sebagian besar warga terbukti mengalami karies gigi atau gigi berlubang. Selain itu, tim medis menemukan tingkat demineralisasi email gigi yang tinggi, penumpukan karang gigi, hingga gejala awal peradangan gusi pada sejumlah warga.

Guna menekan dampak kerusakan lebih lanjut, BEM FKG UMS menyalurkan pasta gigi ber-fluoride untuk memperkuat lapisan email gigi serta memberikan penanganan pertolongan pertama pada keluhan gigi warga. Edukasi mengenai pola hidup sehat, pembatasan konsumsi makanan manis dan asam, serta pentingnya menyikat gigi teratur turut disampaikan.

Aksi sosial yang digelar pada Minggu (27/9/2026) ini merupakan bagian dari program Penelitian dan Pengabdian Organisasi Kemahasiswaan. Pihak BEM FKG UMS mendorong adanya intervensi dari pemangku kepentingan dalam penyediaan akses air bersih yang layak, sekaligus mengharapkan adanya pengawasan kesehatan berkala secara berkelanjutan di kawasan terdampak TPA Putri Cempo.

Editor: Asef Dwi Nugroho, S.I.Kom.

Edukasi Dosis dan Keamanan Obat Herbal, UMS Latih PCA Gatak Budidaya Sambiloto

Edukasi Dosis dan Keamanan Obat Herbal, UMS Latih PCA Gatak Budidaya Sambiloto

muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Direktorat Riset, Publikasi, Pengabdian, dan Sentra KI (DRPPS) menggelar pelatihan pembuatan obat tradisional berbahan sambiloto bagi kader Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak di Muhammadiyah Boarding School (MBS) Gatak, Sukoharjo, Sabtu (10/10/2026).

Program P2M Dosen-Tendik Berkontribusi ini menghadirkan pakar kefarmasian internasional dari Bangladesh, Associate Professor Dr. Md. Sanower Hossain, guna memberikan pemahaman mendalam mengenai bukti klinis, ketepatan dosis, serta prinsip keamanan dalam pemanfaatan tanaman obat keluarga.

Dalam pemaparannya, Sanower menjelaskan bahwa sambiloto (Andrographis paniculata) mengandung senyawa aktif andrografolida yang terbukti membantu meredakan gejala flu dan sakit tenggorokan. Namun, ia mengingatkan agar pemanfaatan herbal tetap berpijak pada penelitian ilmiah dan tidak mengabaikan pengobatan medis untuk penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi.

Sanower menegaskan bahwa label bahan alami tidak serta-merta menjamin keamanan tanpa batasan dosis. Penggunaan sambiloto tidak dianjurkan bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak, serta memerlukan pengawasan khusus bagi pasien yang sedang mengonsumsi obat pengencer darah, obat hipertensi, atau obat gula darah.

Ketua Tim Pengabdian UMS, Arga Seta Asmara Sakti, S.T., M.T., menyampaikan bahwa pendekatan pengabdian berbasis pengembangan Persyarikatan ini bertujuan memperkuat kapasitas masyarakat secara berkelanjutan melalui sinergi antara perguruan tinggi, pimpinan cabang, dan pimpinan ranting ‘Aisyiyah.

Kegiatan yang diikuti perwakilan dari 14 Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah se-Kecamatan Gatak tersebut diisi dengan demonstrasi pembuatan racikan minuman herbal dan penyerahan bibit sambiloto secara simbolis. Langkah ini disambut positif oleh jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan PCA Gatak sebagai upaya membangun pola hidup sehat sekaligus membuka potensi ekonomi keluarga berbasis Tanaman Obat Keluarga (TOGA).

Editor: Asef Dwi Nugroho, S.I.Kom.