by | 3 Jul 2026 | Pendidikan |

Gandeng Desa Blimbing Sukoharjo, PPK Ormawa UMS Luncurkan Program Pangan Mandiri

muhammadiyahkaranganyar.or.id, SURAKARTA — Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pengembangan Prestasi dan Riset Mahasiswa (PRISMA) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi meluncurkan program pengabdian masyarakat terintegrasi di Desa Blimbing, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo.

Program yang berdurasi selama empat bulan ke depan ini bertajuk “Akselerasi Sukoharjo Sehat melalui Penguatan Kewaspadaan Kesehatan Keluarga berbasis Integrasi Kelas Ibu SIGAP dan Ekosistem Pangan Mandiri di Desa Blimbing”. Langkah intervensi ini dirancang khusus untuk mendukung percepatan penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS) di Kabupaten Sukoharjo melalui pendekatan edukasi kesehatan keluarga serta pemberdayaan ekonomi.

Acara peluncuran tersebut dilaksanakan di Balai Desa Blimbing pada Rabu (24/6/2026). Agenda ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Blimbing beserta perangkat desa, ketua RT/RW, bidan desa, kader Posyandu, pengurus PKK, Kelompok Wanita Tani (KWT), Karang Taruna, perwakilan Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi (DKPTI) UMS, dosen pendamping, hingga pengurus PRISMA UMS.

Ketua Pelaksana PPK Ormawa PRISMA UMS 2026, Rengga Prayoga, menjelaskan bahwa program ini merupakan kontribusi nyata mahasiswa dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendekatan edukatif dan pemberdayaan yang berkelanjutan. Melalui program ini, mahasiswa ingin menghadirkan inovasi yang memperkuat ketahanan pangan, kesehatan, dan pengelolaan lingkungan desa.

“Harapannya, seluruh rangkaian program yang kami jalankan dapat memberikan manfaat nyata sekaligus berkelanjutan bagi masyarakat Desa Blimbing. Mahasiswa bersama masyarakat siap melaksanakan berbagai intervensi untuk mewujudkan desa yang lebih sehat, tanggap, mandiri, dan berdaya,” ujar Rengga dalam keterangannya, Kamis (2/7/2026).

Kepala Desa Blimbing, Suwarjo, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif konkret dari mahasiswa UMS ini. Menurutnya, program pengabdian tersebut sangat selaras dengan kebutuhan warganya, terutama dalam upaya menekan angka stunting, mengatasi masalah diare, serta mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan dan pengelolaan sampah domestik.

Secara teknis, program ini mengintegrasikan Kelas Ibu SIGAP sebagai wadah edukasi kesehatan keluarga dengan pengembangan ekosistem pangan mandiri berbasis sistem akuaponik. Sistem akuaponik ini nantinya akan dirancang secara matang mulai dari aspek budidaya, pengelolaan, hingga strategi pemasaran agar mampu memberikan nilai ekonomi tinggi bagi masyarakat lokal. Pemerintah desa berharap program ini memiliki keberlanjutan jangka panjang meskipun masa pendampingan dari universitas telah usai.

Sebagai simbol resmi dimulainya kolaborasi, acara diakhiri dengan prosesi pemotongan pita serta penandatanganan perjanjian kerja sama antara DKPTI UMS dan Pemerintah Desa Blimbing, disusul dengan penyerahan cendera mata sebagai komitmen kemitraan yang berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Jadwal Salat Hari Ini
Memuat lokasi…
Subuh
Terbit
Zuhur
Ashar
Maghrib
Isya
Menuju salat berikutnya:
Subuh menggunakan kriteria Muhammadiyah (-18°).

Artikel terkait