muhammadiyahkaranganyar.or.id, SURAKARTA — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses menyelenggarakan Lomba Business Model Canvas (BMC) berskala nasional. Kompetisi ini merupakan bagian dari rangkaian program Annual Innovation on Learning and Education Competition (AILEC) 2026 yang bertujuan memperkuat budaya inovasi dan kewirausahaan di kalangan mahasiswa.
Berdasarkan hasil penilaian akhir dewan juri, Tim Calon Mentri (Funara) dari Universitas Airlangga yang diketuai oleh Senopathi Barathayuda berhasil keluar sebagai Juara 1. Posisi Juara 2 diraih oleh tim tuan rumah, A6 Nyingkong (Tanem) dari UMS dengan ketua tim Aisyahra Ayasofia. Sementara itu, Juara 3 disabet oleh tim Luna Kuadrat dari Telkom University Purwokerto di bawah pimpinan Balqis Awaluna Rahmah.
Kompetisi bergengsi tahun ini diikuti oleh 31 tim dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia. Beberapa kampus yang turut mengirimkan delegasinya antara lain Universitas Brawijaya, Universitas Jember, Telkom University Bandung, Universitas Airlangga, Universitas Udayana, Universitas Mulawarman, hingga UIN Alauddin Makassar.
Dalam ajang ini, para peserta ditantang untuk menyusun rancangan model bisnis yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki kelayakan pasar, nilai keberlanjutan, serta potensi implementasi yang nyata melalui sembilan elemen dasar Business Model Canvas.
Ketua Panitia AILEC 2026, Dias Aziz Pramudita, S.Pd., M.Cs., menjelaskan bahwa kompetisi BMC menjadi instrumen penting untuk melatih mahasiswa berpikir taktis dan solutif dalam menghadapi dinamika dunia usaha.
“Mahasiswa perlu dibiasakan berpikir kreatif, terstruktur, dan solutif. Melalui Lomba Business Model Canvas, peserta tidak hanya diminta menghadirkan ide, tetapi juga menjelaskan bagaimana ide tersebut dapat dijalankan, dikembangkan, dan memberi nilai bagi masyarakat,” ujar Dias pada Kamis (2/7/2026).
Senada dengan hal tersebut, Dekan FKIP UMS, Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum, menyampaikan apresiasi tinggi atas antusiasme seluruh peserta. Ia menegaskan bahwa program ini sejalan dengan visi pendidikan tinggi untuk mencetak lulusan mandiri yang berorientasi kewirausahaan.
Selain tiga juara utama, panitia juga mengumumkan peraih Juara Harapan. Juara Harapan 1 diraih oleh tim Salam Kenal (Telkom University), Juara Harapan 2 diraih oleh tim POSTURELY (UMS), dan Juara Harapan 3 dibawa pulang oleh tim Si Wacana dari Universitas Kristen Krida Wacana.















