muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan evaluasi kinerja struktur gedung Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Langkah teknis ini dilakukan guna mendukung pemenuhan persyaratan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) serta memastikan keselamatan dan keandalan bangunan pelayanan kesehatan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung sepanjang periode Juli hingga September 2026 ini merupakan bagian dari program Pengabdian Masyarakat Berbasis Pengembangan Persyarikatan Muhammadiyah (P2M). Tim ahli UMS diterjunkan untuk menguji ketahanan fisik dan kelayakan struktur bangunan secara menyeluruh.
Ketua Tim Pengabdian UMS, Dr. Ir. Yenny Nurchasanah, S.T., M.T., menjelaskan bahwa proses evaluasi melibatkan pemeriksaan dokumen teknis, pengamatan fisik di lapangan, hingga simulasi pembebanan menggunakan perangkat lunak analisis struktur SAP2000.
“Berdasarkan hasil analisis, tim mengidentifikasi beberapa aspek teknis pada sistem struktur bangunan yang memerlukan perhatian dan evaluasi lebih lanjut. Kajian mencakup perilaku struktur bangunan secara keseluruhan, karakteristik kekakuan, serta kinerja elemen-elemen struktur dalam merespons berbagai beban yang bekerja. Selain itu, evaluasi juga dilakukan terhadap keterpaduan kinerja komponen struktur, termasuk elemen balok, kolom, dan fondasi,” terang Yenny,Rabu (4/11/2026).
Hasil analisis teknis tersebut dirumuskan menjadi poin rekomendasi strategis bagi pihak manajemen rumah sakit.Dokumen ini menjadi acuan utama pengelola dalam merencanakan perbaikan fisik, pemeliharaan berkala, serta melengkapi persyaratan administrasi pemenuhan SLF.
Yenny menambahkan, pendampingan teknis ini merupakan bentuk komitmen perguruan tinggi dalam menguatkan tata kelola Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di sektor kesehatan. Kolaborasi ini diarahkan untuk menjamin operasional fasilitas publik yang profesional, amanah, dan berkelanjutan.
Penerapan disiplin ilmu teknik sipil UMS dalam program P2M ini sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada pilar peningkatan kualitas kesehatan, inovasi infrastruktur yang tangguh, serta pengembangan permukiman yang aman dan berkelanjutan.
Editor: Asef Dwi Nugroho, S.I.Kom.














