by | 11 Aug 2026 | Berita, PCM Kebakkramat |

Kajian Ideopolitor ke-11 PCM Kebakkramat, Memahami MKCH Menguatkan Ideologi Meneguhkan Gerakan

muhammadiyahkaranganyar.or.id, Kebakkramat — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebakkramat kembali menggelar Kajian Ideopolitor Muhammadiyah ke- 11 sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman ideologi dan arah gerakan Muhammadiyah di tingkat cabang dan ranting, Selasa (11/8/2026).

Kajian yang diperuntukkan khusus bagi pimpinan tersebut menghadirkan Teguh Anshori, Sekretaris PDM Karanganyar, sebagai narasumber. Kegiatan berlangsung di Gedung Dakwah PCM Kebakkramat Lantai 2.

Dalam kajian kali ini, pembahasan berfokus pada MKCH Muhammadiyah (Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah). Materi tersebut menjadi penting bagi para pimpinan sebagai landasan dalam memahami keyakinan, cita-cita, serta orientasi perjuangan Muhammadiyah.

Melalui pembahasan MKCH, peserta diajak kembali memahami bahwa gerakan Muhammadiyah tidak sekadar bergerak dalam bidang sosial, pendidikan, kesehatan, dan dakwah, tetapi memiliki landasan ideologis yang menjadi pijakan dalam seluruh aktivitas persyarikatan. Pemahaman terhadap MKCH diharapkan dapat memperkuat konsistensi pimpinan dalam menjalankan amanah organisasi sekaligus menerjemahkan nilai-nilai Muhammadiyah dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam sambutannya, Ketua PCM Kebakkramat, Paryono, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pimpinan ranting atas kerja sama dan kontribusinya dalam persiapan hingga pelaksanaan CRM Award.

Menurut Paryono, keterlibatan berbagai unsur dalam CRM Award menjadi gambaran penting tentang kekuatan kebersamaan dalam menggerakkan Muhammadiyah di tingkat cabang dan ranting.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pimpinan ranting atas kerja sama dan dukungannya, baik dalam persiapan maupun pelaksanaan CRM Award. Apa yang telah kita lakukan merupakan hasil kerja bersama, bukan kerja satu atau dua orang,” ungkap Paryono.

Namun demikian, Paryono menegaskan bahwa hasil yang diperoleh dalam CRM Award bukanlah akhir dari perjalanan. Masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang perlu menjadi perhatian PCM Kebakkramat ke depan.

Beberapa di antaranya adalah meningkatkan peran dan keterlibatan pemuda dalam gerakan Muhammadiyah, memperkuat dampak dan kontribusi PCM Kebakkramat bagi cabang-cabang Muhammadiyah di sekitar, serta meningkatkan perhatian terhadap program dan gerakan peduli lingkungan hidup.

“Dari hasil mengikuti CRM Award, kita mendapatkan banyak evaluasi. Masih ada pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama, terutama bagaimana meningkatkan peran pemuda di PCM Kebakkramat, memberikan dampak yang lebih luas bagi PCM di sekitar kita, serta memperkuat program lingkungan hidup,” lanjutnya.

Pembahasan MKCH dalam Kajian Ideopolitor ke – 11 menjadi semakin relevan dengan evaluasi tersebut. Pemahaman ideologi Muhammadiyah diharapkan tidak berhenti pada aspek pengetahuan, tetapi mampu menjadi kompas dalam menentukan arah program dan gerakan persyarikatan.

Pimpinan diharapkan mampu menjadikan nilai-nilai yang terkandung dalam MKCH sebagai pijakan untuk menghadirkan program yang semakin berdampak, melibatkan generasi muda, menjawab persoalan masyarakat, serta memperhatikan keberlanjutan lingkungan.

Dengan demikian, Kajian Ideopolitor bukan sekadar forum kajian rutin, melainkan menjadi ruang refleksi, evaluasi, dan konsolidasi gerakan bagi PCM dan pimpinan ranting di lingkungan Kebakkramat.

Melalui penguatan ideologi, evaluasi berkelanjutan, dan sinergi seluruh unsur persyarikatan, PCM Kebakkramat berkomitmen terus meningkatkan kualitas gerakan agar semakin berkemajuan, berdampak, dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Kontributor :Agus S 085221302389

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Jadwal Salat Hari Ini
Memuat lokasi…
Subuh
Terbit
Zuhur
Ashar
Maghrib
Isya
Menuju salat berikutnya:
Subuh menggunakan kriteria Muhammadiyah (-18°).

Artikel terkait