by | 28 Sep 2026 | KabarMu |

147 Fisioterapis UMS Resmi Diambil Sumpah, Rektor Ungkap 80 Persen Lulusan Langsung Bekerja

muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Sebanyak 147 mahasiswa Program Studi Profesi Fisioterapis Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi mengucap Sumpah Fisioterapis Angkatan X Tahun Akademik 2025/2026. Prosesi pengukuhan yang menjadi penanda kesiapan para lulusan memasuki dunia profesional ini digelar di Edutorium K.H. Ahmad Dahlan UMS, Minggu (27/9/2026).

Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan para lulusan. Ia mengungkapkan fakta bahwa sekitar 80 persen dari peserta yang disumpah pada angkatan ini sudah terserap di dunia kerja sebelum prosesi pengukuhan berlangsung.

“Atas nama UMS menyampaikan tahniah dan selamat atas wisuda dan sumpah profesi. Alhamdulillah, 80 persen dari yang disumpah pada hari ini sudah bekerja sebelumnya,” ujar Prof. Harun. Ia mengimbau para lulusan agar tetap berendah hati, menjaga komunikasi yang baik dengan masyarakat, serta senantiasa menghormati orang tua sebagai kunci keberkahan karir.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Ikatan Fisioterapis Indonesia (IFI), Parmono Dwi Putro, Ftr., MM., menegaskan pentingnya memaknai sumpah profesi sebagai kompas moral. Di tengah percepatan teknologi, ia mengingatkan agar praktisi fisioterapi tidak kehilangan jati diri dan tetap menjadikan sumpah sebagai landasan saat menghadapi tantangan di dunia kerja.

Isu adaptasi teknologi juga mengemuka dalam orasi ilmiah yang disampaikan oleh Isa Hanafi, Ftr. Ia menyoroti transformasi clinical reasoning fisioterapi di era Artificial Intelligence (AI). Isa menekankan bahwa meskipun AI mempercepat akses informasi, tanggung jawab utama dalam menilai dan mengaplikasikan data secara tepat tetap berada di tangan fisioterapis. Melengkapi pembahasan profesionalisme, Dr. Heri Priatna, SKM., Ftr., Sp.FOM., memaparkan Kode Etik Fisioterapi sebagai aturan turunan dari sumpah yang telah diikrarkan.

Rangkaian acara ini juga memberikan penghargaan kepada enam lulusan terbaik berdasarkan hasil Ujian Kompetensi Nasional (UKOMNAS). Untuk kategori Computer Based Test (CBT), Terbaik 1 diraih oleh Wahyu Andriawan, Ftr., Terbaik 2 Angelita Noor Ramadhini, Ftr., dan Terbaik 3 Alviana Rohali, Ftr. Sementara pada kategori Objective Structured Clinical Examination (OSCE), Terbaik 1 disandang oleh Dinda Rispati, Ftr., Terbaik 2 Dyah Retno, Ftr., dan Terbaik 3 Amanda Putri, Ftr.

Mewakili rekan-rekannya, Wahyu Andriawan menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari perjuangan akademis dan dukungan moral keluarga. Apresiasi senada disampaikan perwakilan orang tua mahasiswa, Dr. Ir. H. Ahmad Fauzi Ansori, M.T., yang mengutarakan rasa haru dan terima kasihnya kepada institusi UMS atas bimbingan serta pendampingan yang diberikan kepada para mahasiswa selama masa studi di perantauan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Informasi PDM Karanganyar kini hadir di Saluran WhatsApp dengan klik Muhammadiyah Karanganyar

Artikel terkait