muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program edukasi dan pencegahan perundungan siber (cyberbullying) bertajuk “Digiwise” bagi siswa kelas VII SMP Negeri 4 Surakarta pada 26–27 Agustus 2026. Langkah ini diambil untuk merespons tingginya penetrasi gawai dan media sosial yang belum diimbangi dengan kesadaran etika digital di kalangan remaja.
Program yang masuk dalam skema Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Ormawa (PPO) UMS 2026 tersebut dirancang untuk membekali siswa dengan pemahaman mendalam mengenai bentuk, dampak, serta tata cara penanganan cyberbullying. Rangkaian kegiatan dikemas secara interaktif melalui permainan edukatif ular tangga, refleksi diri, dan mini outbound.
Ketua Komisi II DPM Fakultas Psikologi UMS, Ismi Nur Azizah, menjelaskan bahwa sebagian besar siswa belum mampu memetakan batasan dan dampak dari aksi perundungan siber. Di lapangan, kasus yang ditemukan meliputi sindiran, komentar buruk, hingga ejekan di dunia nyata yang terbawa ke platform digital.
“Tanpa pemahaman yang baik, siswa berisiko menjadi pelaku maupun korban,” ujar Ismi saat dihubungi pada Senin (28/9/2026). Ia menambahkan, Digiwise dirancang untuk memicu empati serta mendorong penggunaan media sosial yang lebih bijak dan bertanggung jawab.
Kepala SMP Negeri 4 Surakarta, Diah Pitaloka, menyambut positif inisiatif tersebut. Menurutnya, edukasi ini sangat krusial agar para siswa dapat membedakan antara batasan candaan ringan dan tindakan cyberbullying yang merugikan.
“Edukasi ini mendorong siswa untuk lebih berhati-hati dalam berkomunikasi di dunia maya, menjaga tutur kata, dan berani bersuara bila menjadi korban atau menemukan kasus cyberbullying,” tegas Diah.
Kegiatan ini digawangi oleh tim mahasiswa yang terdiri dari Ismi Nur Azizah, Firzana Nadhif Anjaina, Noor Azura Pradnyareinala, Aryani Dwi Winarti, Sofia Aula Nisa, Muhammad Rava Nabiel, Naura Rasendriya Yogantara, Najwa Aulia, dan Aqila Nafi’atul Ilma, di bawah bimbingan dosen Suwanda Priyadi, S.Psi., M.A.
Melalui intervensi edukatif ini, DPM Fakultas Psikologi UMS berharap program Digiwise dapat menjadi pijakan awal dalam menciptakan ekosistem sekolah yang aman, nyaman, dan ramah digital. (Gede/Humas)















