muhammadiyahkaranganyar.or.id, KARANGANYAR — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kapasitas dan kemandirian mahasiswa Muslim di Taiwan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM-KI) bertajuk “Penguatan Ketahanan Ekonomi dan Kesehatan Muslim Student Association di Taiwan”.
Program pengabdian lintas disiplin ilmu tersebut dilaksanakan di Institute of International Management (IMBA), College of Management, National Cheng Kung University (NCKU), Tainan, Taiwan, pada Kamis (1/10/2026).
Ketua Tim Pengabdian UMS, Dr. Aflit Nuryulia Praswati, S.E., M.M., CMA., menyampaikan bahwa program ini mengintegrasikan empat pilar utama, yaitu penguatan ekonomi, kesehatan fisik dan mental, kepemimpinan Islami, serta kelembagaan komunitas. Pendekatan ini dirancang untuk merespons tantangan mahasiswa internasional, seperti adaptasi budaya, tekanan akademik, pengelolaan keuangan, hingga pemeliharaan kesehatan dan kehidupan spiritual.

“Ketahanan komunitas tidak hanya ditentukan oleh kemampuan ekonomi, tetapi juga oleh kesehatan fisik dan mental, kualitas kepemimpinan, kekuatan jejaring sosial, serta nilai spiritual yang dimiliki anggotanya,” ujar Aflit, Jumat (9/10/2026).
Pelaksanaan PkM-KI ini mencakup serangkaian kegiatan utama, seperti penguatan kelembagaan mitra, pelatihan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), edukasi kesehatan keluarga, mentoring keislaman, serta layanan kesehatan. Pada pilar kesehatan, peserta mendapatkan pemahaman mengenai empat dimensi kesejahteraan, yaitu kesehatan mental, fisik, sosial, dan spiritual.

Selain aspek kesehatan dan ekonomi, program ini menanamkan nilai-nilai kepemimpinan Islami yang berlandaskan sifat amanah, shiddiq, fathanah, dan tabligh, serta prinsip-prinsip Muhammadiyah seperti persaudaraan, etos kerja, kemanusiaan, dan keilmuan.
Kegiatan internasional ini dijalankan oleh tim multidisiplin UMS yang menggabungkan keahlian di bidang ekonomi, manajemen, kesehatan, dan keislaman. Tim tersebut terdiri dari Dr. Aflit Nuryulia Praswati, Prof. Dr. Muzakar Isa, Dr. dr. Yusuf Alam Romadhon, Siti Aisyah, Alfiyatul Azizah, dr. Asri Alfajri, Candra Kusuma Wardana, dan Ibrahim Hasan.
Melalui kolaborasi lintas negara ini, UMS terus memperluas jangkauan pengabdian masyarakat di tingkat global sekaligus mendukung pembentukan karakter mahasiswa Muslim yang mandiri, adaptif, dan berintegritas.














